Kediri (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Kediri, Jawa Timur, memberikan edukasi tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) ke santri putri di Kediri, sebagai bagian dari program menekan stunting.

"Kami sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat untuk santri khususnya santri perempuan untuk mencegah stunting," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri Hamida di Pondok Pesantren Wali Barokah Kota Kediri, Rabu.

Pihaknya juga menekankan pentingnya PHBS. Para santri diberi edukasi cuci tangan sebelum makan, tata cara makan sehingga kuman-kuman yang menyebabkan penyakit bisa terhambat masuk ke tubuh.

Dinas Kesehatan juga memberikan apresiasi terkait dengan penerapan PHBS di Pesantren Wali Barokah Kota Kediri yang sudah cukup baik. Namun, diharapkan para santri tetap menjaga kebersihan lingkungan

"Mereka nanti calon-calon ibu, harapannya dari ibu yang sehat akan melahirkan anak yang sehat sehingga mencegah stunting. Ini juga program dari Kementerian Kesehatan termasuk salah satu Asta Cita dari Presiden Prabowo, mencegah stunting khususnya di Kota Kediri," kata dia.

Sementara itu, Ketua Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) Kota Kediri Nuzul Dwi Utami mengatakan PHBS juga harus didukung dengan gizi yang seimbang. Selain itu, minuman yang dikonsumsi juga harus bersih sehingga tubuh menjadi lebih sehat.

"Gizi itu penting, karena tujuan gizi untuk mencegah stunting. Pemerintah fokus ke penurunan stunting," kata dia.

Ia pun berharap para perempuan terutama remaja putri juga tidak sembarangan dalam mengonsumsi makanan. Mereka bisa menghindari makanan siap saji, makanan yang manis-manis, makanan pedas, dan lebih memilih makanan yang gizinya baik.

Perwakilan Pengurus Ponpes Wali Barokah Kediri Agung Riyanto memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kota Kediri yang memberikan edukasi ke santri.

Ia mengatakan, pesantren bagian dari elemen masyarakat untuk menyiapkan generasi yang potensial.

"Kalau bisa mencegah stunting nanti keturunan, anak-anak juga sehat. Makanya santri diberikan pembekalan bagaimana pencegahan stunting," kata dia.



Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026