Surabaya (ANTARA) - Lembaga Penjaminan Simpanan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya meningkatkan literasi keuangan masyarakat sejak usia dini termasuk kepada anak-anak panti asuhan di Surabaya, Jawa Timur.
“Edukasi keuangan melalui kegiatan sosial ini sejalan dengan semangat OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan Syariah di Indonesia,” kata Hubungan Masyarakat (Humas) OJK Jawa Timur Anugerah Rakhman di Surabaya, Minggu.
Kegiatan yang diselenggarakan bersama berbagai pihak termasuk Komunitas Wartawan Ekonomi Bisnis Surabaya (KWEBS) tersebut dilaksanakan di tiga panti asuhan yakni Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah, Panti Asuhan Al Muniroh, dan Panti Asuhan Al Ikhsan.
Literasi keuangan anak SD dan SMP di Indonesia, lanjut Rakhman, masih perlu ditingkatkan terutama untuk anak SD karena hanya sekitar 30 persen yang memiliki pemahaman dasar tentang keuangan seperti mengenal uang dan konsep tabungan.
Untuk anak SMP hanya sekitar 50 persen yang memiliki pemahaman dasar tentang keuangan seperti mengenal uang, tabungan, dan investasi sederhana.
Melalui program Gerak Syariah 2026, Rakhman menekankan OJK terus mendorong masyarakat agar lebih memahami pengelolaan keuangan yang sehat dan bijak dalam menggunakan layanan keuangan khususnya syariah.
“Edukasi sederhana yang diberikan kepada anak-anak panti asuhan diharapkan dapat menjadi langkah awal menanamkan kesadaran finansial sejak dini,” ujarnya.
Kegiatan literasi ini juga dipadukan dengan aksi berbagi kepada 100 anak di tiga panti asuhan tersebut dengan bantuan yang diberikan di antaranya berupa hampers, uang saku, dan sembako.
“Momentum ini untuk memperkuat tali silaturahmi bagi kita sesama manusia dan menjadi penyempurna dari seluruh rangkaian ibadah kita di bulan suci Ramadhan,” kata Plt. Divisi Kehumasan LPS Rhein Valleno.
Menurut Rhein, sinergi antara komunitas, media, dan lembaga keuangan ini diharapkan dapat memperluas pemahaman tentang pentingnya pengelolaan keuangan yang baik sehingga tercipta masyarakat yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya secara ekonomi.
Ketua Panti Asuhan LKSA Muhammadiyah Akhiyat mengaku senang dengan kehadiran dan dukungan komunitas serta pemerintah yang peduli dengan literasi anak-anak panti asuhan.
“Apalagi tidak hanya donasi, melainkan dengan tambahan literasi keuangan yang memang perlu dan sangat dibutuhkan anak-anak,” katanya.
Pewarta: Astrid Faidlatul HabibahEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026