Malang (ANTARA) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang menggandeng Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) dan Universitas Brawijaya (UB) untuk meningkatkan literasi keuangan dengan menyasar kaum perempuan di wilayah setempat.

"Perempuan dan ibu rumah tangga menjadi sasaran prioritas penerima edukasi keuangan, salah satunya karena 79,3 persen perempuan menjalankan peran ganda. Literasi keuangan akan melindungi perempuan dari risiko pinjaman online ilegal dan penipuan,” kata Kepala OJK Malang, Jawa Timur Farid Faletehan dalam pembukaan Bulan Literasi Keuangan (BLK) dan momentum peringatan Hari Kartini di Malang, Jawa Timur, Rabu.

Pembukaan Bulan Literasi Keuangan 2026 OJK Malang dikemas dalam Talk Show bertajuk “Perempuan Kartini Berdaya di Era Digital: Literasi Keuangan sebagai Kunci Transaksi dan Investasi Aman” yang diselenggarakan secara hybrid dengan peserta lebih dari 500 orang.

Literasi keuangan di kalangan perempuan menjadi salah satu prioritas sasaran literasi keuangan masyarakat yang tertuang dalam Roadmap Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah 2026-2030. 

Lebih lanjut, Farid mengatakan melalui kegiatan ini, OJK Malang mendorong masyarakat, khususnya perempuan, untuk meningkatkan pemahaman dalam mengelola keuangan secara bijak, mengenali dan menghindari berbagai modus penipuan, serta menggunakan produk dan layanan jasa keuangan yang legal.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Brawijaya, Abdul Ghofar mengapresiasi OJK yang memberikan edukasi keuangan sebagai upaya peningkatan literasi keuangan perempuan di Malang Raya.

“Harapannya, kegiatan ini mampu mendorong kaum perempuan tidak hanya cakap secara finansial, tetapi juga berdaya dalam memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung kesejahteraan keluarga,” ucap Abdul.

Talk show menghadirkan dua narasumber, yaitu Senior Advisor Fraud Banking Investigation BCA dan Ketua Komite Kerja Siber Fraud Perbanas, Wani Sabu dan pelaku UMKM Febby AntiQue. 

Dalam paparannya, Wani Sabu menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan terhadap kejahatan siber, termasuk berbagai modus penipuan digital, serta pentingnya literasi digital dalam mendukung keamanan transaksi keuangan masyarakat.

Rangkaian Bulan Literasi Keuangan berlangsung dari Mei hingga Agustus 2026, dengan berbagai program unggulan, antara lain Financial Literacy Series dan Financial Literacy Campaign, dan akan ditutup dengan penyelenggaraan Financial Literacy Award.



Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026