Surabaya (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya memburu sekelompok remaja yang diduga tergabung dalam gangster, setelah video keributan dengan membawa senjata tajam (sajam) di kawasan Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Surabaya, Jawa Timur, beredar di media sosial.
Kepala Satuan Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Erika Purwana Putra mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan pencarian terhadap para pelaku yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
“Pelaku sedang kami cari,” kata Erika saat dikonfirmasi wartawan di Surabaya, Jumat.
Peristiwa tersebut, diduga terjadi pada Kamis (12/3) sekitar pukul 01.00 WIB atau saat menjelang waktu sahur di kawasan Kupang Krajan.
Video kejadian itu beredar melalui akun Instagram @sri_can21 dan memperlihatkan sejumlah remaja berkumpul di jalan raya dengan sepeda motor sebelum mendekati sebuah gang permukiman warga.
Beberapa di antaranya tampak membawa senjata tajam jenis celurit panjang sambil berlari dan mengacungkannya ke arah gang.
Kelompok remaja tersebut diduga hampir terlibat bentrok dengan warga yang berada di dalam kampung sehingga suasana sempat memanas dan membuat warga sekitar tegang.
Dalam rekaman video itu juga terlihat sebagian remaja berlarian di sekitar gang permukiman, sementara yang lain berada di tepi jalan raya dengan sepeda motor.
Bahkan, terlihat seseorang melemparkan petasan saat keributan terjadi di lokasi tersebut. Setelah beberapa saat, kelompok remaja itu kemudian meninggalkan lokasi secara beriringan menggunakan sepeda motor.
Erika mengatakan hingga saat ini polisi masih mendalami kronologi kejadian serta mengidentifikasi para remaja yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
“Sampai saat ini belum ada laporan,” ucapnya.
Hingga kini, pihaknya memastikan akan terus menelusuri kasus tersebut untuk mengungkap identitas para pelaku yang meresahkan warga tersebut.
