fasilitas rumah sakit di dalam negeri sudah semakin maju
Surabaya (ANTARA) - National Hospital Surabaya meresmikan layanan Intensive Cardio Cerebro Vascular Care Unit serta terapi Enhanced External Counter Pulsation (EECP) sebagai bagian dari penguatan penanganan terpadu bagi pasien gangguan jantung di Indonesia Timur.
Medical and Nursing General Manager National Hospital dr Jordan Bakhriansyah SpJP FIHA FESC mengatakan rumah sakit tersebut memiliki fasilitas cathlab yang siaga 24 jam dan terintegrasi dengan unit perawatan intensif serta ruang operasi dalam satu lantai layanan.
“Satu lantai, satu layanan, langsung terintegrasi,” kata Jordan dalam keterangannya di Surabaya, Selasa.
Ia menjelaskan cathlab di National Hospital juga dilengkapi teknologi ARTIS Icono Biplane Pro yang memungkinkan proses diagnosis pasien dilakukan lebih cepat dan mendalam.
Menurut dia, keberadaan teknologi tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan fasilitas penanganan jantung terpadu yang cepat dan responsif bagi pasien.
“Ada Biplane di cathlab lalu ditambah Intensive Cardio Cerebro Vascular Care serta EECP,” ucapnya.
Jordan menambahkan Intensive Cardio Cerebro Vascular Care Unit merupakan layanan intensif yang berfokus pada penanganan kasus jantung serta pembuluh darah sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan maupun luaran perawatan pasien.
Selain itu, kata dia, terapi EECP berfungsi sebagai terapi tambahan atau adjuvan bagi pasien yang telah mendapatkan pengobatan maksimal tetapi tidak memungkinkan menjalani tindakan intervensi ataupun operasi.
“EECP menjadi terapi tambahan terutama bagi pasien yang tidak memungkinkan dilakukan intervensi maupun operasi,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan gangguan jantung karena tren kasus di Indonesia terus meningkat, bahkan mulai banyak dialami kelompok usia lebih muda.
Sementara itu, Direktur National Hospital dr Hendera Henderi SpOG MHPM menyatakan pihaknya siap memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat Indonesia, terutama yang berada di Surabaya dan sekitarnya.
"Kami akan memaksimalkannya, melalui kolaborasi berbagai dokter spesialis dalam penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, CEO National Hospital Ang Hoey Tiong berharap kehadiran layanan tersebut dapat membantu pasien dengan keluhan jantung yang membutuhkan pendekatan terapi dengan risiko lebih minimal.
“Masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar negeri karena fasilitas rumah sakit di dalam negeri sudah semakin maju,” tutur Ang Hoey Tiong.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026