Menjadi harapan kami, karya seni ini dapat mendukung upaya menumbuhkan kesadaran pada sampah elektronik dan pengelolaannya sejak usia dini
Surabaya (ANTARA) - PT LG Electronics Indonesia menyerahkan karya seni instalasi berbahan sampah elektronik (electronic waste/E-Waste) kepada Sekolah Dasar Negeri (SDN) 08 Ragunan, Jakarta Timur, sebagai bagian program edukasi pengelolaan limbah elektronik sejak dini.
"Menjadi harapan kami, karya seni ini dapat mendukung upaya menumbuhkan kesadaran pada sampah elektronik dan pengelolaannya sejak usia dini," ujar President of PT LG Electronics Indonesia Ha Sang-chul dalam keterangan diterima di Surabaya, Kamis.
Penyerahan tersebut menjadi puncak rangkaian program bertajuk E-Waste Recycling for A Better Planet yang digelar sepanjang September hingga Oktober 2025.
Program ini mengajak masyarakat mengumpulkan perangkat elektronik tak terpakai untuk didaur ulang guna mendorong kepedulian terhadap lingkungan berkelanjutan.
Selama pelaksanaan program, LG menyediakan enam titik kotak pengumpulan dan berhasil menghimpun 350 kilogram sampah elektronik.
Dalam pelaksanaannya, LG menggandeng Liberty Society Indonesia, organisasi yang berfokus pada pengolahan produk daur ulang.
Sampah elektronik yang terkumpul kemudian diolah menjadi karya seni instalasi oleh seniman Angelika Saraswati yang juga pegiat Liberty Society Indonesia.
Instalasi tersebut menyampaikan pesan kewaspadaan terhadap risiko pengelolaan limbah elektronik yang tidak bijak.
Selain di SDN 08 Ragunan, karya serupa juga dipamerkan di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Pembangunan Pamulang dan SDN 07 Kebon Baru. Instalasi itu turut ditampilkan dalam LG ZonaSeru di CGV Central Park, Jakarta.
Program ini berada di bawah payung tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk LG Loves Indonesia yang memiliki empat pilar, yakni LG Loves Green, LG Loves and Cares, LG Loves School, dan LG Loves Children, sebagai fokus kontribusi sosial berkelanjutan perusahaan di Indonesia.
Pewarta: Willi IrawanEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026