Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Malang bersama TNI dan pemerintah kabupaten (pemkab) setempat melaksanakan kegiatan bersih-bersih di kawasan Pantai Balekambang, Kabupaten Malang, Jawa Timur sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Aman, Sehat, Resik dan Indah (ASRI), Jumat.
Kepala Polres Malang AKBP Muhammad Taat di Malang, mengatakan kegiatan bersih-bersih lingkungan pesisir Malang bagian Selatan ini bukan semata menjadi upaya menjaga kebersihan lingkungan, tapi membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk turut serta berkontribusi terhadap pelestarian ekosistem pantai.
"Jadi ini bukan soal bersih-bersih saja tapi menjadi upaya membangun kesadaran kolektif tentang bagaimana menjaga lingkungan," kata Taat.
Kerja bakti itu melibatkan ratusan petugas gabungan. Mereka membersihkan area pantai sepanjang kurang lebih dua kilometer dengan lebar kawasan pesisir mencapai 50–70 meter yang meliputi area depan Pura Kahyangan Amerta Jati sampai menyasar kawasan Pantai Regent.
Melalui aksi gotong royong ini, puluhan karung sampah plastik, kayu, dan sisa makanan berhasil dievakuasi dari bibir pantai dan area sekitar lokasi wisata.
"Kawasan Pantai Balekambang adalah aset wisata Kabupaten Malang, maka dari itu harus kita rawat bersama," ucap dia.
Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polres Malang AKP Bambang Subinanjar menambahkan dalam pelaksanaan aksi bersih-bersih pihaknya menginginkan terciptanya kawasan wisata yang bersih, aman, dan layak bagi wisatawan.
Kemudian, implementasi Gerakan ASRI menjadi sarana edukasi untuk membangun rasa peduli dari setiap pengunjung kawasan Pantai Balekambang.
"Kami menginginkan kepedulian pengunjung terhadap lingkungan tumbuh, misalnya tidak membuang sampah sembarangan," kata Bambang.
Polres Malang berkomitmen terus menggalakkan dukungan terhadap Gerakan Asri, caranya dengan mengintensifkan aksi bersih-bersih lingkungan seluruh wilayah di Kabupaten Malang, khususnya tempat wisata.
"Ini bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat yang berbasis pada kepedulian sosial," tutur dia.
