kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Kalimas tetap berjalan normal

Surabaya (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa memastikan operasional Terminal Kalimas Surabaya tetap aman dan berjalan normal pascacuaca ekstrem yang terjadi Selasa (10/2) malam hingga Rabu (11/2) dini hari dan menyebabkan sejumlah kerusakan.

Sub Regional Head Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Purwanto Wahyu Widodo menyampaikan tim bergerak cepat melakukan evakuasi dan penanganan pascakejadian untuk memastikan keselamatan personel serta kelancaran layanan.

“Kami memastikan bahwa penanganan dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan mengutamakan aspek keselamatan,” kata Purwanto dalam keterangannya di Surabaya, Rabu.

Ia menjelaskan cuaca ekstrem yang disertai hujan deras dan angin kencang itu mengakibatkan kerusakan pada sejumlah fasilitas pergudangan, terutama atap gudang 611 dan 612.

Ia menambahkan, pada saat kejadian itu, gudang 611 dalam kondisi kosong, sedangkan pada gudang 612 berisi sejumlah komoditas. Tim operasional bersama pemangku kepentingan terkait segera melakukan pengamanan dan penutupan kargo guna mencegah dampak lanjutan.

“Fokus utama kami adalah pengamanan kargo pelanggan, percepatan pemulihan fasilitas, serta menjaga kelancaran operasional,” tuturnya.

Selain itu, ia mengatakan akses keluar-masuk di Pos 4 Kalimas sempat terganggu akibat material dampak cuaca ekstrem, namun, pada malam yang sama diterapkan rekayasa lalu lintas operasional dengan skema masuk dan keluar melalui akses yang sama.

Purwanto menambahkan proses pemulihan masih terus dilakukan, meliputi pembersihan area terdampak, perbaikan jaringan listrik, serta pemulihan sistem pendukung operasional lainnya di kawasan Kalimas.

Pihaknya akan terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan di seluruh area operasional untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem lanjutan, termasuk memperkuat koordinasi bersama otoritas terkait.

“Secara umum, kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Kalimas tetap berjalan normal,” tuturnya.

Sementara itu, Branch Manager Kalimas Subholding Pelindo Multi Terminal Ana Adiliya mengatakan proses evakuasi dan mitigasi tidak mengganggu aktivitas bongkar muat maupun layanan operasional.

“Tim di lapangan langsung melakukan langkah mitigasi segera setelah kejadian, termasuk penutupan kargo serta pengamanan area gudang yang terdampak,” kata Ana.

Ia memastikan dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka, serta seluruh pekerja dan personel yang berada di area pelabuhan dalam kondisi aman.

Ana menambahkan pihaknya juga berkoordinasi dengan pemilik barang untuk memastikan proses pengiriman tetap berjalan dan diupayakan tidak mengalami kendala signifikan.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan pemilik barang untuk memastikan proses pengiriman tetap berjalan dan diupayakan tidak mengalami kendala signifikan,” ujarnya.



Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Uploader : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026