Bojonegoro (ANTARA) - Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Setyo Wahono meminta kepada 210 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemerintah daerah setempat yang dilantik di Kayangan Api bekerja profesional dalam melayani masyarakat.

"Filosofi Kayangan Api menjadi pengingat bagi ASN agar mampu mengelola amanah jabatan secara bijak, profesional dan penuh dedikasi dalam melayani masyarakat," kata Setyo Wahono saat melantik 201 orang ASN di Kayangan Api Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu.

Wahono menyampaikan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan bagi 201 pejabat ini terdiri dari pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas dan fungsional tertentu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Rotasi dan mutasi, lanjut Wahono, merupakan bagian dari dinamika organisasi dan sistem pembinaan kepegawaian guna meningkatkan kinerja, profesionalisme dan efektivitas pelayanan publik.

"Para pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, menghadirkan energi dan semangat baru, serta mampu memberikan kinerja terbaik demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bojonegoro," terangnya.

Menurut Wahono, pemilihan lokasi Kayangan Api memiliki makna filosofis yang mendalam, selain menjadi salah satu geopark nasional, Kayangan Api merupakan kebanggaan Kabupaten Bojonegoro yang saat ini tengah diperjuangkan untuk masuk dalam jaringan UNESCO Global Geopark.

"Api memiliki makna yang luar biasa, api bisa membakar jika tidak dikelola dengan baik, namun juga bisa memberikan penerangan, kehangatan dan manfaat bagi kehidupan," jelasnya.

Ditambahkan dia, Kayangan Api juga melambangkan sumber energi dan semangat yang harus terus dijaga agar tetap hidup, kuat, serta selaras dengan alam dan Tuhan yang maha kuasa, sehingga diharapkan menjadi landasan bagi ASN dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab jabatan.

Selain itu, dalam prosesi pelantikan seluruh pejabat dan undangan memakai pakaian Obor Sewu yang memiliki makna simbolik sebagai bagian dari budaya lokal.

"Obor Sewu dimaknai sebagai simbol perjuangan, kejujuran dan kesabaran yang sejalan dengan semangat pengabdian ASN," katanya.



Pewarta: Muhammad Yazid
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026