Bojonegoro (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (BLT DBCHT) kepada 15.972 buruh rokok di wilayah setempat guna membantu perekonomian keluarga.
"Ada 15.972 buruh rokok di Kabupaten Bojonegoro yang menerima BLT DBCHT supaya bermanfaat bagi kebutuhan keluarga," kata Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, Rabu.
Nurul menyampaikan bahwa ribuan buruh rokok yang menerima bantuan tersebut merupakan pekerja pabrik rokok di Bojonegoro maupun yang ada di luar Bojonegoro.
Setidaknya tercatat ada 42 pabrik rokok di Bojonegoro dan enam pabrik rokok di luar Bojonegoro karyawannya menerima bantuan yang bersumber dari DBCHT 2026.
"Tujuannya mendorong pemulihan ekonomi daerah melalui pekerja di industri tembakau dan meningkatkan ketahanan sosial," jelasnya.
Menurut dia, pemberian BLT DBCHT pada 2025 sebesar Rp1,8 juta, sedangkan tahun ini menjadi Rp875 ribu karena berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.
Pemerintah Daerah Bojonegoro menerima dana transfer tersebut sebesar Rp4,5 triliun pada 2025 dan mengalami penurunan menjadi Rp3,2 triliun pada 2026.
"Namun Pemkab Bojonegoro berupaya mensejahterakan masyarakat terutama buruh rokok dengan memberikan BLT DBCHT," katanya.
Pewarta: Muhammad YazidEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.