Probolinggo, Jawa Timur (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kraksaan memastikan bahwa listrik di Desa Opo-Opo, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur yang sempat dipadamkan segera menyala kembali setelah banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di kabupaten setempat.

"Ada dua trafo yang padam pada Rabu (21/1) malam. Hari ini kami targetkan keduanya sudah bisa menyala kembali, karena air sudah surut dan warga menyatakan aman," kata Koordinator Jaringan Teknik (Jantik) PLN ULP Kraksaan Riza Cipta dalam keterangannya di Probolinggo, Kamis.

PLN menargetkan aliran listrik kembali normal di Desa Opo-Opo, Kecamatan Krejengan pada Kamis sore, setelah proses perbaikan jaringan dengan estimasi waktu pekerjaan sekitar lima jam.

"Pemadaman dilakukan sebagai langkah pengamanan kelistrikan di tengah kondisi banjir yang sempat meninggi, karena sesuai permintaan warga dan pertimbangan keselamatan, aliran listrik dipadamkan sementara," tuturnya.

Menurutnya, secara teknis listrik sudah bisa menyala, tetapi karena kondisi air masih tinggi dan ada permintaan dari warga, demi keamanan akhirnya dipadamkan kembali dan langkah tersebut merupakan arahan dari kantor sebagai upaya pencegahan risiko kelistrikan di wilayah rawan banjir.

"Selain faktor genangan, gangguan jaringan juga diperparah oleh cuaca ekstrem yang disertai petir. Pada malam kejadian terjadi gangguan jaringan, salah satu kabel terputus akibat terkena petir," katanya.

Untuk proses pemulihan, lanjut dia, PLN menargetkan seluruh jaringan dapat kembali beroperasi normal setelah kondisi air dinyatakan aman. Dua unit trafo terdampak banjir dan gangguan jaringan sejak malam hari, namun secara teknis sudah siap dinormalkan.

Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, PLN telah memasang Cut Out (CO) di Desa Opo-Opo yang berfungsi sebagai sistem pengaman otomatis untuk memutus aliran listrik saat terjadi gangguan, mengingat kawasan tersebut kerap terdampak banjir.

"CO itu penting sebagai pengaman. Jika terjadi gangguan di wilayah rawan banjir, sistem bisa langsung melepas secara otomatis, sehingga lebih aman," ujarnya.

PLN mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kelistrikan saat terjadi banjir dan segera melapor ke petugas apabila menemukan gangguan jaringan, khususnya di daerah rawan bencana.



Pewarta: Zumrotun Solichah
Uploader : Taufik

COPYRIGHT © ANTARA 2026