Surabaya - Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha PT Pelindo III Husein Latief terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (Pelti) Jawa Timur periode 2012-2016, Minggu. Dalam musyawarah provinsi Pelti Jatim di Aula KONI Jatim, Surabaya, Husein Latief menjadi calon tunggal setelah pejabat lama yang juga Direktur Utama PT Semen Indonesia Tbk, Dwi Soetjipto, tidak bersedia mencalonkan lagi. Pelaksanaan musprov yang dihadiri perwakilan 29 dari 37 Pengcab itu, mundur dari jadwal semula yang seharusnya digelar pada Desember 2012. Setelah terpilih, Husein Latief dengan dibantu empat anggota tim formatur yang terdiri dari satu wakil dari Pengprov Pelti Jatim dan tiga dari Pengcab Pelti, diberi waktu satu bulan untuk menyusun kepengurusan. Hussein mengatakan, banyak program kerja dan tugas yang telah menanti pengurus baru, salah satu yang menjadi fokus perhatian adalah membenahi pembinaan untuk meningkatkan prestasi atlet. "Diperlukan proses yang panjang untuk mendapatkan atlet berprestasi dan mulai sekarang sudah harus mencari bibit-bibit unggul untuk disiapkan menghadapi PON 2016 di Jabar," katanya usai musprov. Menurut ia, pencarian bibit-bibit petenis potensial bisa dilakukan melalui berbagai turnamen yang digelar di Jatim maupun luar daerah, semisal kejuaraan daerah atau ITF Junior Piala Widjojo Soejono. Selain atlet, lanjut Husein, Pelti Jatim juga akan meningkatkan pembinaan pelatih dengan mengagendakan berbagai kursus kepelatihan tingkat nasional dan internasional. "Jadi, keduanya harus sejalan, atlet dan pelatihnya. Bisa saja nanti mendatangkan pelatih nasional atau asing untuk memoles atlet, tetapi kalau hasilnya kurang efektif percuma saja," tambahnya. (*)


Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026