Malang, Jawa Timur (ANTARA) - PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) mencatat jumlah kendaraan yang masuk dan keluar Malang, Jawa Timur, melalui lima gerbang tol sepanjang 2025 mencapai 20,5 juta unit atau naik 0,55 persen dari periode 2024 yang sejumlah 20,4 juta unit kendaraan.

"Dari lima gerbang tol, yakni di Tol Purwodadi, Tol Lawang, Tol Singosari, Tol Pakis dan Tol Malang, jumlah kendaraan pada 2025 mencapai 20.586.534 kendaraan atau meningkat 0,55 persen dibanding lalu lintas 2024 sebanyak 20.473.042 kendaraan," kata Direktur Utama PT Jasa Marga Pandaan Malang Muhammad Taufik Akbar di Kabupaten Malang, Kamis.

Jasamarga Pandaan Malang menyatakan untuk jumlah kendaraan yang masuk wilayah Malang sepanjang tahun lalu, melalui Tol Purwodadi, Tol Lawang, Tol Singosari, Tol Pakis, maupun Tol Malang mencapai 10,3 juta unit kendaraan.

Jumlah kendaraan masuk Malang itu mengalami peningkatan sebesar 0,81 persen dari periode 2024 yang sejumlah 10,2 juta unit kendaraan.

Sedangkan, untuk arus kendaraan yang keluar Malang dari lima gerbang tol tersebut pada sepanjang tahun lalu berada di angka 10,2 juta unit kendaraan.

Jumlah itu mengalami peningkatan sebesar 0,29 persen dari periode 2024 sebesar 10,1 juta unit kendaraan.

Taufik menyampaikan bahwa peningkatan volume kendaraan tidak terlepas dari konsistensi petugas gabungan dalam memberikan pelayanan prima untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengendara.

"Tidak henti hentinya kami selalu menghimbau kepada pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama berada di jalan tol dengan memastikan kendaraan dalam keadaan prima dan istirahat jika lelah di rest area yang telah kami sediakan," tutur dia.

PT Jasamarga Pandaan Malang menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengendara lantaran telah memberikan kepercayaan penuh terhadap pelayanan yang dilakukan oleh seluruh petugas gabungan selama 2025.

 



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026