Pengunjung Wisata Jember Meningkat Selama Libur Natal

id antarajatim, Pengunjung, Wisata, Jember, Meningkat, Selama, Libur, Natal

Pengunjung Wisata Jember Meningkat Selama Libur Natal

Jember - Jumlah pengunjung di sejumlah objek wisata Kabupaten Jember meningkat selama libur Natal 2012 dan jelang Tahun Baru 2013.

"Libur panjang pekan ini juga bertepatan dengan libur sekolah, sehingga banyak objek wisata di Jember yang dipadati pengunjung," kata Kepala Kantor Paiwisata dan Kebudayaan Jember, Arif Tjahyono, Selasa.

Kabupaten Jember memiliki sedikitnya 27 objek wisata baik wisata alam maupun buatan yang sangat bervariasi, seperti pantai, panorama pegunungan, kolam renang dan agrowisata.

Beberapa objek wisata di Jember antara lain Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma) di Kecamatan Wuluhan, Pantai Watu Ulo di Kecamatan Ambulu, Pantai Puger di Kecamatan Puger.

Panorama Rembangan di Kecamatan Arjasa, Agrowisata Kebun Teh Gunung Gambir di Kecamatan Sumberbaru, Taman Botani di Kecamatan Sukorambi dan Taman Air (Water Park) Niagara di Kecamatan Ambulu.

"Beberapa objek wisata yang menjadi primadona bagi wisatawan adalah Pantai Papuma, Panorama Rembangan, dan Taman Botani," katanya.

Menurut dia, jumlah pengunjung meningkat sekitar 20 persen dibandingkan hari libur biasa karena banyak warga yang memanfaatkan liburan panjang bersama keluarga dengan mengunjungi sejumlah objek wisata di Jember.

"Tidak hanya wisatawan dari Jember, namun banyak juga wisatawan dari luar kabupaten yang berkunjung ke beberapa objek wisata di Jember," ujarnya.

Secara terpisah pengelola objek wisata Taman Botani Sukorambi, Febrian, mengatakan jumlah pengunjung selama libur Natal meningkat dibandingkan hari libur biasa dan hari normal.

"Jumlah pengunjung lebih dari 1.000 orang per hari selama libur Natal yang juga bertepatan dengan libur sekolah, sedangkan pada hari normal jumlah pengunjung sekitar 300 orang per hari," tuturnya.

Taman Botani dikenal sebagai salah satu objek wisata edukasi di Kabupaten Jember karena pengunjung dapat melihat aneka satwa dan berbagai jenis tanaman yang disertai papan nama masing-masing tanaman dan satwa langka.

Wahana flora meliputi kebun herbal yang memiliki 300 jenis tanaman herbal, kebun bunga dan kebun buah (pohon naga, jambu air, jambu biji, durian, manggis, pepaya, duku, rambutan, matoa dan apukat mentega), sedangkan wahana fauna antara lain penangkaran rusa, burung cenderawasih, dan ayam mutiara.(*)
Pewarta :
Editor: FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar