Surabaya (ANTARA) - Anlene TM bersama Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (PEROSI) menggerakkan lebih dari 5.000 warga Surabaya melalui OsteoWalk 10.000 Langkah dan OsteoRun 5K untuk meningkatkan kesadaran pencegahan risiko osteoporosis.
“Hasil Anlene Bone Scan 2024–2025 mencatat bahwa lebih dari 60 persen warga Surabaya berisiko mengalami pengeroposan tulang, sehingga upaya pencegahan harus terus ditingkatkan," kata Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dalam keterangan diterima di Surabaya, Senin.
Karena itu, pihaknya sangat mengapresiasi penyelenggaraan Anlene OsteoWalk 10.000 Langkah dan OsteoRun yang digagas Anlene bersama PEROSI.
"Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang baik dalam menggerakkan ribuan warga Surabaya untuk lebih aktif menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot," tuturnya.
Ia mengajak seluruh warga Surabaya untuk mulai mencegah osteoporosis sedini mungkin dengan rutin beraktivitas fisik serta memenuhi kebutuhan nutrisi.
"Dengan kebiasaan yang sederhana namun konsisten, kita dapat menjaga tulang tetap kuat dan memastikan warga Surabaya tetap sehat dan produktif," ujarnya.
Ketua PEROSI Cabang Surabaya, Dr. dr. Jongky Hendro Prajitno, Sp.PD, KEMD, FINASIM, menambahkan osteoporosis adalah kondisi ketika tulang menjadi rapuh dan keropos akibat berkurangnya kepadatan serta kualitas jaringan tulang.
Pada tahap awal, kondisi ini hampir tidak bergejala, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa kekuatan tulangnya perlahan menurun.
"Karena itu, deteksi dini dan edukasi berkelanjutan sangat penting agar masyarakat memahami risikonya dan dapat mengambil langkah pencegahan sejak lebih awal," ucapnya.
Ia melanjutkan perlu diingat bahwa dengan pencegahan sedini mungkin, kepadatan tulang dapat dikelola dengan baik agar kualitas hidup tetap terjaga.
"Untuk itu, kami mendorong masyarakat Surabaya untuk mulai lebih memperhatikan kesehatan tulangnya melalui langkah-langkah sederhana namun efektif, dengan mulai dari rutin bergerak, memenuhi kebutuhan nutrisi seperti kalsium, vitamin D, protein, dan kolagen hingga melakukan pemeriksaan tulang secara berkala," katanya.
President Director Fonterra Brands Indonesia Yauwanan Wigneswaran, menegaskan selama lebih dari 20 tahun, dari generasi ke generasi, Anlene TM secara konsisten memberikan edukasi dan mengampanyekan pentingnya mencegah Osteoporosis dan aktif bergerak.
"Hasil survei terhadap lebih dari 500.000 orang di 16 kota di Indonesia menunjukkan bahwa mereka yang minum Anlene TM memiliki risiko osteoporosis 2 (dua) kali lebih rendah dibanding yang tidak minum Anlene TM," tuturnya.
Ia menambahkan, setelah sebelumnya sukses digelar di Medan dan Jakarta, kami bangga dapat kembali menghadirkan kampanye #AktifTanpaBatas di Surabaya, dan berhasil menggerakkan total lebih dari 22.000 peserta di tiga kota.
"Melalui kampanye ini, kami ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk mulai melakukan pencegahan osteoporosis sejak usia muda, tetap aktif bergerak, dan rutin minum Anlene TM dua kali sehari," ujarnya.
