Banyuwangi (ANTARA) - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengemukakan penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kategori Madya dari Kementerian Kesehatan merupakan wujud dari kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan.
Banyuwangi dinobatkan sebagai salah satu kota sehat oleh Kementerian Kesehatan, dan berhasil menjadi terbaik kedua dalam Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) kategori Madya. Banyuwangi juga meraih penghargaan Kabupaten Sehat Swasti Saba kategori Padapa.
"Ini merupakan kolaborasi semua pihak untuk bersama-sama menjaga kesehatan masing-masing, kesadaran yang patut untuk dijaga dan dikembangkan," kata Bupati Ipuk di Banyuwangi, Minggu.
Ia menjelaskan, program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) sendiri mencakup verifikasi lapangan atas upaya penguatan implementasi 5 pilar STBM.
Pilar tersebut meliputi stop buang air besar sembarangan (BABS), cuci tangan pakai sabun (CTPS), pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah rumah tangga dan pengelolaan limbah cair rumah tangga.
Menurut Ipuk, penghargaan STBM bersifat fluktuatif dan tiap tahun bisa berubah seiring dengan naik turunnya kualitas berbagai indikator penilaian.
Oleh karena itu, ia berpesan ke seluruh pemangku kepentingan terkait serta masyarakat luas, untuk turut menjaga kualitas kesehatan di lingkungannya masing-masing.
"Sebagaimana pesan Pak Menteri Kesehatan, mari kita mulai dengan menjaga pola makan kita, pola istirahat, gaya hidup sehat hingga olahraga. Semuanya turut berkontribusi dalam mewujudkan kota sehat," tutur Ipuk.
Sementara penghargaan Kabupaten Sehat Anugerah Swasti Saba merupakan upaya untuk mengukur tingkat kesehatan sebuah kota, dan dinilai berdasarkan pencapaian sembilan tatanan.
Yakni mulai kehidupan masyarakat yang sehat mandiri, permukiman dan fasilitas umum, satuan pendidikan, pasar rakyat, perkantoran dan perindustrian, pariwisata sehat, transportasi dan tertib lalu lintas, perlindungan sosial serta pencegahan dan penanganan bencana.
"Sembilan tatanan tersebut terus kami kembangkan secara terintegrasi dengan berbagai OPD hingga instansi vertikal guna mewujudkan sebagai kota yang sehat, nyaman dan aman," kata Ipuk.
