Surabaya - Dua klub asal Jawa Timur yakni PB Jaya Raya Suryanaga dan PB Hi-Qua Wima gagal menembus babak semifinal Kejurnas Beregu Campuran 2012, setelah kalah dari lawan-lawannya pada laga perempat final di Sritex Arena, Solo, Jumat. Suryanaga Surabaya yang sejak awal berambisi merebut gelar, tidak mampu melewati hadangan tim tangguh PB Tangkas Specs, Jakarta dan menyerah dengan skor tipis 2-3. Sementara klub sekotanya Hi-Qua Wima harus mengakui ketangguhan PB SGS PLN Bandung dengan skor telak 0-3. Dengan hasil ini, Tangkas Specs akan bertemu juara bertahan Djarum Kudus di babak semifinal yang dimainkan sore ini, sedangkan SGS menghadapi Jaya Raya Jakarta. Djarum lolos ke empat besar dengan mengalahkan PB Mutiara Bandung 3-0, sementara Jaya Raya juga meraih kemenangan dengan skor sama saat menghadapi PB Pertamina Indonesia. Kegagalan Suryanaga Surabaya lolos semifinal tidak lepas dari penampilan buruk Sony Dwi Kuncoro yang kalah telak 12-21, 11-21 dari rekannya di Pelatnas Simon Santoso. Dua angka Suryanaga dipersembahkan Linda Weni Fanetri yang menundukkan Rusyidina Antardayu 21-9, 21-12 dan pasangan ganda putra Alvent Yulianto/Rian Agung Saputro dengan menundukkan Marcus Fernaldi/Nova Widianto 21-18, 18-21, 21-6. Pemain Pelatnas Liliyana Natsir menjadi kunci kemenangan Tangkas Specs setelah menyumbang dua angka dari nomor ganda putri dan campuran. Di nomor ganda putri, Liliyana yang berpasangan dengan pemain veteran Vita Marissa mengalahkan Tike Arieda Ningrum/Variella Aprilsasi 21-18, 21-9. Kemudian di ganda campuran bersama Marcus Fernaldi menang 21-13, 21-10 atas Tri Kusuma Wardhana/Linda Weni. "Kuncinya memang ada di partai tunggal putra, tetapi sayangnya Sony tidak tampil prima dan banyak melakukan kesalahan sendiri," kata Asisten Manajer Suryanaga Wijanarko Adimulya yang dihubungi ANTARA selepas pertandingan. Selain tunggal putra, lanjut Wijanarko, timnya mengandalkan nomor tunggal putri dan ganda putra untuk merebut angka, karena dua nomor lainnya kalah dalam materi pemain. Hasil yang dicapai Jaya Raya Suryanaga kali ini sama dengan pencapaian Kejurnas Beregu Campuran pada 2012. Sedangkan Hi-Qua Wima yang tidak masuk unggulan, sejak awal hanya menargetkan lolos delapan besar. "Kami memang kalah dari sisi materi pemain, tetapi hasil ini sudah sesuai target," kata Pembina PB Hi-Qua Wima, Ferry Stewart. (*)


Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026