Pemerintah Kota Kediri memaparkan capaian program pemberdayaan keluarga dalam penilaian Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga) Award 2024.

Penjabat Wali Kota Kediri Zanariah mengemukakan Pemkot Kediri berkomitmen memberi perhatian lebih dalam memberdayakan keluarga, sebab keluarga merupakan pilar pembangunan manusia.

"Keluarga merupakan pilar utama dalam pembangunan manusia. Keluarga yang dibangun dengan nilai-nilai baik akan menghasilkan juga generasi penerus yang unggul. Pemkot berkomitmen memberi perhatian lebih dalam memberdayakan keluarga, sehingga dari lingkup terkecil di masyarakat ini, tumbuh rasa tentram, mandiri serta bahagia," katanya di Kediri, Kamis.

Ia mengungkapkan pada dimensi ketentraman, variabel yang ditetapkan oleh Kota Kediri yakni indeks toleransi umat beragama meningkat dan mencapai angka 4,55 tahun 2023, keluarga yang punya akta/buku nikah meningkat di tahun 2023.

"Pemkot juga melakukan kerja sama dalam pelayanan dokumen '3 in 1' (akta kelahiran, KK dan KIA) dengan berbagai rumah sakit di Kota Kediri. Kemudian, tahun 2023, jumlah keluarga yang memiliki jaminan kesehatan baik jaminan kesehatan pemerintah/swasta di Kota Kediri sudah mencapai 70.908 jiwa," katanya.

Kemudian, pada dimensi kemandirian, Pemkot Kediri memiliki serangkaian program yakni kredit usaha melayani warga Kota Kediri (Kurnia) dengan bunga rendah hanya 2 persen. Bantuan modal usaha dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (Banmod DBHCHT), usaha peningkatan pendapatan keluarga akseptor (UPPKA), dan lainnya.

Sementara itu, untuk menekan stunting melakukan kampanye Gemarikan, dapur sehat atasi stunting, seminar pencegahan dan penatalaksanaan stunting dengan para ahli, pelatihan olahan pangan dengan sasaran ibu-ibu yang mempunyai balita stunting.

Pada dimensi kebahagiaan, ada beberapa program yang dilakukan diantaranya webinar parenting termasuk untuk anak berkebutuhan khusus bersama TP PKK Kota Kediri yang rutin diadakan. 

Pj Wali Kota Kediri juga menjelaskan berbagai inovasi program yang dimiliki Kota Kediri. Di antaranya Prodamas yang sudah ada sejak 2015. Setiap RT mendapat Rp50 juta untuk periode 2015-2019 dan Rp100 juta untuk periode 2020-2024.

"Pada tahun 2023 ini Indeks Pembangunan Keluarga Kota Kediri berada di angka 66,65 persen dan angka tersebut melebihi rata-rata Jawa Timur sebesar 61,8 persen," katanya.

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2024