Plt Bupati Trenggalek, Jawa Timur, Mochammad Nur Arifin dan sejumlah tokoh masyarakat mengimbau warga Trenggalek untuk tetap menjaga persatuan kesatuan dan menolak segala gagasan people power yang bisa memecah belah umat dan NKRI.

"Perbedaan pilihan merupakan bagian dari sebuah demokrasi. Jagalah kerukunan dan jangan mudah diadu domba demi keutuhan NKRI," kata Plt Bupati M Nur Arifin atau Gus Ipin di Trenggalek, Selasa.

Hal itu disampaikan Gus Ipin dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan di dua lokasi yang dia kunjungi, yakni di Masjid Miftahul Huda, Dusun Pakel Kecamatan Tugu dan di Masjid Baitul Huda, yang bertempat di Dusun Cetok Kecamatan Karangan.

"Kita sudah menyalurkan hak pilih kita, meskipun dalam menyampaikan hak tersebut pilihan kita berbeda. Mari kita hormati perbedaan tersebut," kata Gus Ipin.

"Pesta telah usai, saatnya kita kembali kepada rutinitas kita lagi," katanya yang langsung disambut aplaus para jamaah yang hadir.

Gus Ipin mengimbau masyarakat untuk hidup damai setelah pesta demokrasi.

"Kita sebagai rakyat telah memilih wakil kita, baik untuk pemimpin di negeri ini maupun bagi mereka yang duduk di parlemen. Sekarang tugas kita adalah membangun bangsa ini secara bersama," ujarnya

Oleh karena itu, lanjut Gus Ipin, masyarakat di Trenggalek tidak terprovokasi ajakan gerakan people power.

"Mari kita fokus membangun Prambon, membangun Trenggalek bersama saya," katanya.

Gus Ipin mengajak warga yang hadir di Masjid Miftahul Huda tersebut untuk menjaga tali silaturahmi, kerukunan sesama, sehingga dapat menjaga persatuan dan kesatuan serta keutuhan NKRI dapat terjaga.

Upaya menangkal mobilisasi gerakan massa oleh kelompok-kelompok yang tidak puas hasil Pemilu 2019 juga dilakukan Ketua DPRD Trenggalek Samsul Anam dan jajaran legislator lain.

Sama seperti Plt Bupati M Nur Arifin, Samsul Anam dkk juga melakukan kegiatan safari Ramadhan di wilayah konstituennya juga lingkungan tinggal masing-masing.

Kesempatan itu digunakan Anam untuk meyakinkan seluruh elemen warga untuk fokus membangun persatuan dan keutuhan NKRI.

Dia juga berseru agar semua pihak di Trenggalek juga daerah lain guna menolak keras segala upaya gerakan untuk mendorong people power yang bisa memicu disintegrasi bangsa.

"Kami juga mengimbau seluruh konstituen kita di pelosok-pelosok desa dan kelurahan untuk menolak keras gerakan people power. Semua harus terus bersatu padu menjaga keutuhan NKRI," kata Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Samsul Anam.

Dukungan serupa dilontarkan Ketua Badan Musyawarah Antargereja (Bamag) Kabupaten Trenggalek Nicolas Andrew Marvin Ante.

Ia menegaskan seluruh umat Kristiani bersama masyarakat Trenggalek menolak gerakan people power yang mengarah makar dan inskonstitusional yang bisa memecah belah umat, dan mencederai semangat demokrasi dan kebangsaan di bawah bendera NKRI.
 

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko

Editor : Didik Kusbiantoro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2019