Trenggalek, Jatim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis, meresmikan TGX Portal dan TGX AI sebagai upaya mempercepat transformasi digital layanan publik dan memenuhi indikator indeks pemerintahan digital (IPD).
Plt Kepala Diskominfo Trenggalek Arif Setiawan menjelaskan, TGX Portal berfungsi sebagai single sign-on untuk mengakses berbagai layanan pemerintah hanya dengan satu kali masuk.
Platform ini kini dalam proses penyelarasan sistem autentikasi dengan sejumlah aplikasi, seperti Didayalak, Simpadu, aplikasi monitoring pembangunan daerah, hingga layanan kesehatan puskesmas.
"TGX Portal dirancang agar masyarakat dan ASN tidak perlu lagi mencari ratusan alamat situs layanan digital. Cukup sekali login untuk mengakses seluruh layanan yang terintegrasi," kata Arif.
Selain TGX Portal, Diskominfo juga memperkenalkan TGX AI, aplikasi kecerdasan buatan bertema Trenggalek yang berfungsi sebagai chatbot untuk menjawab pertanyaan publik dan membantu interaksi layanan pemerintah.
Aplikasi ini memanfaatkan teknologi natural language processing dan machine learning.
Arif mengakui kemampuan TGX AI belum optimal lantaran infrastruktur masih terbatas. Pengadaan GPU dan penyimpanan baru dianggarkan pada 2026.
"Secara aplikasi sudah jadi, tetapi kapasitas AI masih berkembang karena dukungan perangkat belum maksimal," ujarnya.
Dia menambahkan bahwa pengembangan dua layanan digital ini menjadi strategi Pemkab Trenggalek untuk memenuhi indikator tingkat keterpaduan pelayanan publik digital serta pemanfaatan teknologi baru seperti AI, IoT, dan digital reality.
Menurut Arif, masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah, di antaranya penyempurnaan big data dan pemenuhan standar ISO keamanan informasi.
Meski begitu, pemerintah daerah optimistis mampu terus meningkatkan kualitas layanan digital.
"Kami menyadari masih banyak kekurangan, namun seiring peningkatan SDM dan infrastruktur, Trenggalek akan mampu memenuhi tuntutan transformasi digital," pungkasnya.
