Sumenep (Antaranews-Jatim) - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Sumenep, Pulau Madura, membersihkan alat peraga dan bahan kampanye Pilkada Jawa Timur 2018 yang masih berada atau terpasang di fasilitas publik.

"Semua akan kami tertibkan atau diturunkan, karena saat ini sudah memasuki masa tenang. Kami sudah meminta jajaran di masing-masing kecamatan, baik di daratan maupun kepulauan, membersihkan semua alat peraga dan bahan kampanye itu sejak Minggu dini hari," kata Ketua Panwaslu Sumenep, Hosnan Hermawan di Sumenep, Minggu siang.

Sumenep terdiri atas 27 kecamatan dan sembilan di antaranya berada di wilayah kepulauan.

Pilkada Jatim 2018 yang akan digelar pada 27 Juni itu diikuti oleh dua pasang calon gubernur-wakil gubernur, yakni Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak di nomor urut 1 dan Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno di nomor urut 2.

Selama tiga hari ke depan sejak Minggu ini hingga Selasa (26/6), Pilkada Jatim memasuki masa tenang.

Selama masa tenang itu tidak diperkenankan ada kegiatan kampanye oleh pasangan calon maupun tim pemenangannya, termasuk tidak boleh ada alat peraga dan bahan kampanye yang terpasang di fasilitas publik.

"Untuk alat peraga dan bahan kampanye sebenarnya tim pemenangan yang harus membersihkannya sebelum masuk masa tenang. Namun, sesuai hasil pemantauan pada Minggu dini hari ternyata masih ada dan tentu saja ditertibkan oleh kami dan jajaran," kata Hosnan, menerangkan.

Ia pun menjelaskan, pihaknya telah menginstruksikan jajarannya untuk memastikan tidak ada kegiatan kampanye lagi selama masa tenang yang dilakukan oleh pasangan calon dan tim pemenangannya. (*)

Pewarta: Slamet Hidayat

Editor : Slamet Hadi Purnomo


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2018