Wisata petik melon jadi buruan takjil sehat warga Trenggalek
- 6 Maret 2026 17:00
Pengunjung memetik melon jenis sweet lavender di kebun wisata petik melon hidroponik Puspa Agraria, Bedali, Lawang, Jawa Timur, Sabtu (26/7/2025). Kebun seluas 450 meter persegi hasil kerja sama BUMDes Puspa Nagari dan pemuda Karang Taruna tersebut sejak didirikan 1,5 tahun silam mampu menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat dengan rata-rata jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 50 hingga 100 orang per hari dan produksi buah melon mencapai 9 kwintal sekali panen yang dijual dengan harga Rp30 ribu per kilogram. Antara Jatim/Ari Bowo Sucipto/um
Pemuda karang taruna merawat tanaman melon di kebun wisata petik melon hidroponik Puspa Agraria, Bedali, Lawang, Jawa Timur, Sabtu (26/7/2025). Kebun seluas 450 meter persegi hasil kerja sama BUMDes Puspa Nagari dan pemuda Karang Taruna tersebut sejak didirikan 1,5 tahun silam mampu menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat dengan rata-rata jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 50 hingga 100 orang per hari dan produksi buah melon mencapai 9 kwintal sekali panen yang dijual dengan harga Rp30 ribu per kilogram. Antara Jatim/Ari Bowo Sucipto/um
Pengunjung memetik melon jenis sweet lavender di kebun wisata petik melon hidroponik Puspa Agraria, Bedali, Lawang, Jawa Timur, Sabtu (26/7/2025). Kebun seluas 450 meter persegi hasil kerja sama BUMDes Puspa Nagari dan pemuda Karang Taruna tersebut sejak didirikan 1,5 tahun silam mampu menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat dengan rata-rata jumlah kunjungan wisatawan sebanyak 50 hingga 100 orang per hari dan produksi buah melon mencapai 9 kwintal sekali panen yang dijual dengan harga Rp30 ribu per kilogram. Antara Jatim/Ari Bowo Sucipto/um