Permintaan gula kelapa tradisional meningkat
- 4 Maret 2026 19:36
Pekerja memindahkan gula tebu yang sudah masak ke tampi besar untk proses pengeringan alami di sentra pengolahan gula tebu rumahan di Desa Bendilwungu, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (7/7/2025). Gula tradisional nonkristal atau biasa disebut gula garuk/awur untuk bahan baku kecap ataupun campuran bumbu petis ini dijual dengan harga saat ini di kisaran Rp980 ribuan per kuintal ke pasar Jombang, Madura dan Malang. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/um
Pekerja memasak gula tebu (gula tradisional nonkristal) di sentra pengolahan gula tebu rumahan di Desa Bendilwungu, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (7/7/2025). Gula tradisional nonkristal atau biasa disebut gula garuk/awur untuk bahan baku kecap ataupun campuran bumbu petis ini dijual dengan harga saat ini di kisaran Rp980 ribuan per kuintal ke pasar Jombang, Madura dan Malang. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/um
Pekerja melmasak gula tebu (gula tradisional nonkristal) di sentra pengolahan gula tebu rumahan di Desa Bendilwungu, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (7/7/2025). Gula tradisional nonkristal atau biasa disebut gula garuk/awur untuk bahan baku kecap ataupun campuran bumbu petis ini dijual dengan harga saat ini di kisaran Rp980 ribuan per kuintal ke pasar Jombang, Madura dan Malang. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/um
Pekerja melakukan proses pengeringan gula tebu garuk/awur (gula tradisional nonkristal) di sentra pengolahan gula tebu rumahan di Desa Bendilwungu, Tulungagung, Jawa Timur, Senin (7/7/2025). Gula tradisional nonkristal atau biasa disebut gula garuk/awur untuk bahan baku kecap ataupun campuran bumbu petis ini dijual dengan harga saat ini di kisaran Rp980 ribuan per kuintal ke pasar Jombang, Madura dan Malang. Antara Jatim/Destyan Sujarwoko/um