Tradisi karapan sapi brujul Probolinggo
- 2 Februari 2025 20:17
Peserta memacu sapi pada Karapan Sapi Brujul di Lapangan Wonoasih, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (19/10/2019). Karapan sapi brujul yang diikuti 50 peserta dari berbagai daerah dan ditetapkan sebagai warisan kebudayaan tak benda asli daerah setempat oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud RI) pada Agustus 2019 tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Seminggu di Probolinggo (Semipro). Antara Jatim/Umarul Faruq/zk
Peserta memacu sapi pada Karapan Sapi Brujul di Lapangan Wonoasih, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (19/10/2019). Karapan sapi brujul yang diikuti 50 peserta dari berbagai daerah dan ditetapkan sebagai warisan kebudayaan tak benda asli daerah setempat oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud RI) pada Agustus 2019 tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Seminggu di Probolinggo (Semipro). Antara Jatim/Umarul Faruq/zk
Peserta memacu sapi pada Karapan Sapi Brujul di Lapangan Wonoasih, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (19/10/2019). Karapan sapi brujul yang diikuti 50 peserta dari berbagai daerah dan ditetapkan sebagai warisan kebudayaan tak benda asli daerah setempat oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud RI) pada Agustus 2019 tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Seminggu di Probolinggo (Semipro). Antara Jatim/Umarul Faruq/zk
Peserta memacu sapi pada Karapan Sapi Brujul di Lapangan Wonoasih, Probolinggo, Jawa Timur, Sabtu (19/10/2019). Karapan sapi brujul yang diikuti 50 peserta dari berbagai daerah dan ditetapkan sebagai warisan kebudayaan tak benda asli daerah setempat oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud RI) pada Agustus 2019 tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan Seminggu di Probolinggo (Semipro). Antara Jatim/Umarul Faruq/zk