Puluhan anak berkebutuhan khusus belajar kelola sampah
- 8 September 2026 22:16
Terapis melatih kemampuan mengenali benda melalui gambar dua dimensi kepada anak berkebutuhan khusus dengan hambatan perkembangan wicara di Rumah Terapi ABAKU (Anak Berdaya, Adaptif, Kreatif, dan Unggul), Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (13/8/2026). Rumah Terapi ABAKU merupakan kolaborasi Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang menyediakan layanan terapi wicara, okupasi, dan fisioterapi secara gratis, terutama bagi anak dari keluarga desil 1 hingga 4, serta menjadi rumah terapi ke-21 yang dikembangkan Kemensos untuk memperluas akses layanan bagi anak berkebutuhan khusus dan anak dengan hambatan perkembangan. Antraa Jatim/Destyan Sujarwoko/abs
Terapis melatih gerakan fisioterapi kepada anak berkebutuhan khusus dengan hambatan perkembangan motorik di Rumah Terapi ABAKU (Anak Berdaya, Adaptif, Kreatif, dan Unggul), Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (13/8/2026). Rumah Terapi ABAKU merupakan kolaborasi Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang menyediakan layanan terapi wicara, okupasi, dan fisioterapi secara gratis, terutama bagi anak dari keluarga desil 1 hingga 4, serta menjadi rumah terapi ke-21 yang dikembangkan Kemensos untuk memperluas akses layanan bagi anak berkebutuhan khusus dan anak dengan hambatan perkembangan. Antraa Jatim/Destyan Sujarwoko/abs
Terapis melatih gerakan fisioterapi kepada anak berkebutuhan khusus dengan hambatan perkembangan motorik di Rumah Terapi ABAKU (Anak Berdaya, Adaptif, Kreatif, dan Unggul), Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (13/8/2026). Rumah Terapi ABAKU merupakan kolaborasi Kementerian Sosial dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung yang menyediakan layanan terapi wicara, okupasi, dan fisioterapi secara gratis, terutama bagi anak dari keluarga desil 1 hingga 4, serta menjadi rumah terapi ke-21 yang dikembangkan Kemensos untuk memperluas akses layanan bagi anak berkebutuhan khusus dan anak dengan hambatan perkembangan. Antraa Jatim/Destyan Sujarwoko/abs