Semarang - Mantan pebulu tangkis Pelatnas Maria Kritin Yulianti memutuskan gantung raket setelah cedera lutut kanannya yang berkepanjangan tidak kunjung sembuh. Pengunduran diri peraih medali perunggu Olimpiade Beijing itu disampaikan Asisten Manajer PB Djarum Kudus (klub tempat Maria Kristin bernaung), Hastomo Arbi, ketika dihubungi dari Semarang, Kamis. "Sudah setahun ini dia tidak latihan. Sebenarnya Kristin sudah berusaha beberapa kali mencoba latihan, tetapi lutut tambah sakit," katanya. Saat ini Maria Kristin Yulianti aktif menjadi pelatih di PB Djarum Kudus khusus menangani pemain muda usia 12 tahun. Selain perunggu Olimpiade 2008, Kristin pernah meraih dua medali emas pada SEA Games 2007, mengantarkan tim Uber Indonesia menembus ke semifinal 2010 dan juga Piala Sudirman 2009. (*)


Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026