Madiun - Kepolisian Resor (Polres) Madiun, Jawa Timur, menerima bantuan sebanyak 17 kendaraan operasional jenis "off road" Mitsubishi Strada, yang akan digunakan untuk mendukung pelayanannya kepada masyarakat.
Kapolres Madiun, AKBP Nanang Juni Mawanto, Sabtu, mengatakan, belasan kendaraan operasional tersebut merupakan bantuan dari pusat dan saat ini telah berada di Mapolres Madiun.
"Ke-17 kendaraan operasional tersebut akan diserahkan ke 15 polsek yang ada di Polres Madiun, dengan masing-masing polsek menerima satu kendaraan. sedangkan, sisanya dua unit kendaraan akan berada di mapolres," ujar AKBP Nanang kepada wartawan.
Ia menjelaskan, tipe kendaraan operasional yang diterima kali ini di atas kendaraan operasional polsek yang lama. Sehingga, diharapakan keberadaan kendaraan ini bisa menambah keprofesionalan anggotanya dalam bertugas.
"Kondisi medan di wilayah Kabupaten Madiun sangat variatif. Selain landai, ada juga wilayah polsek yang curam dan terjal, seperti polsek-polsek yang ada di lereng Gunung Wilis," terang Nanang.
Dengan adanya mobil Mitsubhisi Strada ini, diharapkan bisa menjangkau daerah yang belum memiliki akses jalan yang memadahi.
Sementara itu, Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Edi Sumantri, saat ditemui usai apel pengamanan perayan tahun baru Islam di Alun-alun Kota Madiun, mengatakan, saat ini kurang lebih seluruh polres yang ada di Jawa Timur sudah menerima kendaraan operasional tersebut.
"Laporan terakhir yang saya terima, hingga kemarin sudah ada 800-an mobil operasional yang dikirimkan ke sejumlah polres yang ada. Jika ada yang belum menerima, maka masih proses pengiriman," ujar Edi Sumantri.
Menurut dia, masing-masing polres akan menerima jumlah kendaraan yang berbeda. Hal ini tergantung dari jumlah polsek yang ada. Masing-masing polsek akan menerima satu kendaraan dan polres menerima dua kendaraan.
Edi menambahkan, pemilihan Mitsubhisi Strada bukan tanpa alasan. Kendaraan yang sudah dilengkapi dengan GPS ini, dipilih berdasarkan analisis dari Polri yang menilai banyaknya wilayah Jawa Timur masuk dalam kategori rawan bencana. Sehingga kendaraan dengan tipe seperti ini dinilai sangat cocok menghadapi tantangan medan yang sulit.
"Saya berharap, dengan kendaraan operasional yang lebih bagus ini juga akan meningkatkan kinerja anggota Polri dalam melayani masyarakat," kata Wakapolda. (*)
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026