Surabaya - Sebanyak 31 buku kuno dipamerkan di Museum "House of Sampoerna" (HoS), Surabaya, 22-29 November 2011, di antaranya karya Soekarno (Bung Karno), Bung Hatta, Prof HM Yamin, Pramoedya Ananta Toer, NA Douwesdekker, HB Jassin, Cindy Adams, Jawaharlal Nehru. "Buku-buku koleksi Erwin Dian Rosyidi itu terbitan tahun 1911 hingga 1975, baik sejarah, sastra maupun biografi tokoh-tokoh dunia yang terdiri dari Bahasa Indonesia, Inggris, Belanda, dan Jawa," kata Manajer Museum 'HoS' Rani Anggraini di sela-sela pameran itu, Selasa. Didampingi kolektor buku Erwin Dian Rosyidi, ia menjelaskan pihaknya tidak menetapkan tema khusus untuk buku kuno yang dipamerkan, namun dirinya berupaya 31 buku yang ada dapat mewakili 1.000-an buku milik kolektor buku asal Dukuh Kupang, Surabaya itu. "Ada buku yang berusia 100 tahun tentang pergerakan sosial, ekonomi, politik, dan budaya dari masyarakat China di Indonesia. Buku berbahasa Belanda dengan judul 'De Chineesche Beweging of Java' itu merupakan karya PH Fromberg yang diterbitkan pada tahun 1911," paparnya. Selain itu, ada pula buku biografi tokoh-tokoh dunia yang populer seperti Bung Karno, Mahatma Gandhi, Lee Kwan Yu, dan sebagainya, bahkan buku karya tokoh-tokoh terkenal itu juga ada, seperti buku "Sarinah, Kewajiban Wanita dalam Perjuangan RI" yang merupakan karya dari Bung Karno. Ada pula, keindahan karya sastra seperti pada buku "Tifa Penjair dan Daerahnja" karya HB Jassin yang merupakan terbitan tahun 1953, serta ada pula buku mengenal sejarah perjuangan bangsa dari kumpulan naskah atau dokumen sejarah yang pernah terbit pada masa kolonial Belanda dan Jepang karya Osman Raliby terbitan tahun 1953. Berikutnya, buku yang menggunakan aksara Jawa terbitan tahun 1917 yang mengangkat kisah Babad Diponegoro serta kumpulan dokumen mengenai perjuangan pertumbuhan dan perkembangan politik Indonesia mulai tahun 1945. Untuk berbagai biografi antara lain Mahatma Gandhi, legenda Jawa dari buku "Javaansche Sagen Mythen En Legenden" karya Jos, Meijboom Italiaander (1924), atau berbagai dongeng yang beredar di Indonesia yang terangkum pada buku "Folk Tales of Indonesia" yang diterbitkan oleh Sterling Publishers Ltd (1977). Selanjutnya, buku yang memuat ratusan foto-foto Indonesia karya NA Douwesdekker pada tahun 1950-an yang berjudul "Tanah Air Kita" dan buku "Beberapa Fasal Ekonomi" karya Bung Hatta (1946) dan "Di Bawah Bendera Revolusi" karya Bung Karno (1965). Senada dengan itu, kolektor buku Erwin Dian Rosyidi mengaku dirinya tertarik mengoleksi buku kuno karena buku-buku warisan kakeknya yang masih ada dan sebagian sering diceritakan kepada dirinya, sehingga dirinya tertarik mengoleksi buku-buku kuno. "Kendalanya, buku-buku kuno itu sulit diburu, karena banyak orang Indonesia dan bahkan orang asing yang memburu buku-buku kuno di Indonesia, bahkan saya pernah memburu buku kuno sampai ke Medan. Saya pernah menawar buku kuno dengan harga termahal Rp11 juta," tuturnya.(*)
Berita Terkait
IPPNU Jatim kuatkan kaderisasi di era digital
14 Februari 2026 20:20
Bedah Buku "Babad Alas" sebuah refleksi tantangan kepala daerah
14 Februari 2026 05:20
Kemenekraf dorong partisipasi penerbitan Indonesia di forum global
13 Februari 2026 13:10
Kadindik Jatim sebut pameran BBW Surabaya perkuat minat baca masyarakat
29 Januari 2026 17:52
Pameran buku BBW 2026 Surabaya hadirkan lebih dari lima juta judul
20 Januari 2026 17:23
Puluhan Gen Z ikuti diskusi bedah buku Reset Indonesia di Jember
30 Desember 2025 11:19
Pameran dan peluncuran buku foto Retrospeksi Jawa Timur
16 Desember 2025 19:42
Kadis Kominfo Jatim apresiasi peran ANTARA jaga kualitas informasi
16 Desember 2025 17:02
