Surabaya - Sebanyak 21 mahasiswa asing yang sedang menempuh studi di Universitas Surabaya (Ubaya), Sabtu, belajar membatik di Rumah Batik Jawa Timur yang digelar universitas itu.
"Ubaya memang mempunyai visi internasionalisasi melalui program dual degree dan pertukaran mahasiswa dengan banyak perguruan tinggi di berbagai negara," kata Rektor Ubaya, Prof Joniarto Parung.
Di sela-sela "Cultural Event" melalui workshop membatik itu, ia menjelaskan mahasiswa asing itu tidak hanya mengikuti proses perkuliahan, tapi juga dikenalkan dengan budaya Indonesia.
"Dari sekian banyak kebudayaan Indonesia yang disodorkan untuk mereka, hampir sebagian besar mahasiswa asing tertarik dengan membatik, sedangkan sebagian kecil memilih kursus Bahasa Indonesia," katanya.
Ke-21 mahasiswa asing itu berasal dari Eropa (Belanda dan Prancis) dan China. Mereka berada di Ubaya selama satu semester yang sebagian besar terdaftar di Fakultas Bisnis dan Ekonomika, namun ada juga yang belajar di Fakultas Psikologi. (*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.