Surabaya (ANTARA) - PT Sampoerna Retail Community Indonesia Sembilan (SRCIS) bersama Pemkot Surabaya meluncurkan program Sinau Kelontong Suroboyo (SKS), tujuannya untuk mendorong ekonomi daerah melalui usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
Direktur PT SRCIS, Rima Tanago di Surabaya, Jumat mengatakan program ini adalah pendampingan toko kelontong agar adaptif terhadap kemajuan teknologi, sehingga bisa berpengaruh pada sisi penjualan.
"SRCIS di sini berperan sebagai pendamping para toko kelontong lokal untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan konsumen di era digital," kata Rima, menjelaskan.
Rima mengakui, situasi pandemi memberikan pelajaran untuk semua industri dan lini kehidupan agar bergerak taktis dan dinamis, tidak terkecuali toko kelontong sebagai UMKM.
"Kebutuhan untuk beradaptasi dengan cepat dan dukungan inovasi teknologi sangat diperlukan untuk mendorong ekonomi daerah dan pada akhirnya berkontribusi pada ekonomi nasional," katanya.
Oleh karena itu, kata Rima, kolaborasi dan inovasi yang dilakukan bersama Pemkot Surabaya akan menjadi tonggak sejarah bagi keduanya.
"Melalui program berkelanjutan seperti SKS ini diharapkan dapat mendorong toko kelontong di wilayah tersebut untuk bisa lebih maju dan berkembang,” jelas Rima dalam keterangan resminya di Surabaya.
Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan apresiasi terhadap kerja sama yang dilakukan.
Menurut Eri, kolaborasi Pemkot Surabaya dengan PT SRCIS memang perlu dilakukan sehingga ada pendampingan toko kelontong dan adaptif terhadap kemajuan teknologi yang ke depan akan sangat berpengaruh pada sisi penjualan.
"Jika nanti toko kelontong sudah diedukasi dan ditata rapi, insyAllah mereka akan lebih hebat lagi dari sekarang. Bahkan, ke depannya toko kelontong di Surabaya bisa menjadi tempat yang nyaman bagi warga Kota Surabaya dalam berbelanja,” kata Eri.
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM pada Juli 2021 hanya sebanyak 15,3 juta UMKM di Indonesia atau 23,9 persen dari total UMKM yang sudah melakukan digitalisasi.(*)
