"Hal itu sebagai upaya pencegahan penularan virus corona atau COVID-19," ujar Kepala Baguna PDIP Jatim SW Nugroho kepada wartawan di Surabaya, Kamis malam.
Pembagian paket menggunakan ambulans Baguna tersebut sasarannya adalah warga kurang mampu yang ekonominya terdampak langsung akibat COVID-19, seperti tukang becak, PKL, sopir angkot, pemulung, dan tukang sapu jalanan.
Pembagian paket, kata dia, juga disertai pemberian masker dan dilakukan secara senyap atau tanpa menimbulkan kerumunan warga.
"Ini sesuai instruksi pemerintah dan DPP PDI Perjuangan, dalam situasi sekarang tidak boleh ada kerumunan massa yang rentan terjadi penularan COVID-19," ucap Wakil Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jatim tersebut.
Sementara itu, Baguna juga mendirikan dapur umum untuk menyiapkan telur rebus dan ramuan jamu di halaman kantor DPD PDIP Jatim di Jalan Kendangsari Industri 57 Surabaya.
Selain pembagian paket, Baguna Jatim juga membagikan leaflet yang berisi sosialisasi tentang COVID-19 serta imbauan hingga cara pencegahannya.
Pewarta: Fiqih ArfaniEditor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026