Pemilih Pemula Pemilu 2019 di Jatim Mencapai 487 Ribu

id kpu jatim,dps pemilu,choirul anam,pemilih pemula,pemilih jatim,pemilih pemilu 2019

Pemilih Pemula Pemilu 2019 di Jatim Mencapai 487 Ribu

Komisioner KPU Jatim Choirul Anam. (Foto Fiqih Arfani)

Angka pastinya 487.831 orang yang akan menjadi pemilih pemula di Pemilu tahun depan
Surabaya (Antaranews Jatim) - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur mencatat jumlah pemilih pemula pada Pemilihan Umum 2019 di wilayah setempat mencapai 487 ribu lebih.

"Angka pastinya 487.831 orang yang akan menjadi pemilih pemula di Pemilu tahun depan," ujar komisioner KPU Jatim Choirul Anam kepada wartawan di Surabaya, Jumat.

Jumlah tersebut merupakan tambahan dari angka Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Kepala Daerah Jawa Timur 2018 yang jumlahnya 30.155.719 orang sehingga ditambah pemilih pemula maka jumlahnya 30.643.550 orang atau naik 1,62 persen.

"Artinya, daftar pemilih sementara (DPS) Pemilu 2019 sebelum dilakukan masa perbaikan adalah 30.643.550 orang," ucapnya.

KPU, kata dia, mendata nama-nama yang termasuk dalam pemilih pemula dari masyarakat yang tanggal kelahirannya berusia 17 tahun setelah 27 Juni 2018 dan sebelum 17 April 2019.

"27 Juni 2018 adalah hari H Pilkada Jatim, kemudian 17 April 2019 adalah hari H Pemilu. Dari rentang waktu tersebut, jumlah masyarakat yang sudah berhak memilih adalah 487 ribu lebih itu," katanya.

Komisioner divisi perencanaan dan data tersebut menjelaskan, dari jumlah DPS yang telah disampaikan maka dilakukan kembali verifikasi selama 20 hari, yakni 18 Juni hingga 8 Juli 2018, antara lain mengecek daftar pemilih tambahan (DPTB), daftar pemilih tidak memenuhi syarat, pindah pilih dan lainnya.

Setelah dilakukan verifikasi, lanjut dia, tercatat adanya perubahan jumlah pemilih yang disebut sebagai daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) di Jatim, yakni sebanyak 30.596.866 orang pemilih.
 
Jika dirinci berdasarkan jenis kelamin, jumlah pemilih laki-laki 15.068.369 orang dan pemilih perempuan 15.528.497 orang.

"Nah, dari jumlah tersebut masyarakat diharapkan memberi masukan dan informasi terhadap pemilih pada 26 Juli hingga 1 Agustus 2018, jika diperlukan perbaikan maka akan dilakukan. Nanti kalau sudah fiks dan sesuai jadwal akan diumumkan menjadi DPT," katanya.

Kendati demikian, ia memastikan jumlah pemilih pemula pada Pemilu 2019 jumlahnya tidak akan bertambah, yaitu 487.831 orang, tapi bisa berkurang jika di antaranya ada yang pindah status (sipil ke militer TNI/Polri), meninggal dunia atau justru pindah kewarganegaraan. (*)
Pewarta :
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar