Pemkot Madiun Tingkatkan Kompetensi SDM di Bidang Kepariwisataan

id Pariwisata kota Madiun,pemkot Madiun,cagar budaya kota madiun,kota karismatik madiun

Pemkot Madiun Tingkatkan Kompetensi SDM di Bidang Kepariwisataan

Gereja Santo Cornelius Madiun di Jalan Pahlawan, salah satu bangunan tua di Kota Madun yang diusulkan menjadi cagar budaya. (Istimewa)

Madiun (Antaranews Jatim) - Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga intensif meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang kepariwisataan di wilayah itu guna mendukung pengembangan sektor pariwisata setempat.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Agus Purwo Widagdo di Madiun, Rabu mengatakan, peningkatan kompetensi kepariwisataan tersebut, di antaranya dengan menggelar pelatihan dan bimbingan teknis di bidang kuliner atau `Food and Beverage (FB) Product` yang sasarannya adalah pelaku usaha perhotelan, restoran, dan jasa boga.

"Pariwisata itu melibatkan banyak pihak. Sudah seharusnya pemerintah daerah juga melibatkan sejumlah pihak tersebut untuk turut mendongkrak sektor pariwisata di Kota Madiun. Salah satunya, dengan bimbingan dan pembinaan," ujar Agus Purwo kepada wartawan.

Menurut dia, pelatihan dan pembinaan pelaku usaha yang berhubungan dengan kuliner tersebut sangat penting, karena kuliner merupakan salah satu potensi pariwisata yang dikembangkan oleh Pemkot Madiun.

Apalagi, di bulan Juni mendatang akan ada banyak agenda dan kegiatan Pemerintah Kota Madiun dalam rangka peringatan hari ulang tahun ke-100 Kota Madiun.

"Agenda tersebut pastinya berpotensi menarik wisatawan luar. Hal itu wajib dimaksimalkan. Pelaku usaha bidang terkait harus dapat mendukung dengan memberikan pelayanan optimal," kata dia.

Selain mempromosikan Kota Madiun dengan `city branding` sebagai Kota Karismatik Madiun, para pelaku usaha bidang kuliner atau `food and beverage` tersebut juga mendapat keuntungan dengan banyaknya wisatawan dan tamu dari luar kota yang datang ke Kota Madiun.

Agus menambahkan, kegiatan pelatihan dan pembinaan SDM sebagai bentuk dukungan bidang kepariwisataan setempat tersebut cukup sering dilakukan.

Pembinaan kali ini, lanjutnya, sudah yang ketiga kali diselenggarakan. Di tahun pertama, kompetensi dan sertifikasi dilakukan di bidang pelayanan `front office`. Kemudian, tahun kedua, kopetensi dan sertifikasi di bidamg `FB service`.

"Harapan kami, pihak-pihak yang terkait dengan sektor pariwisata di Kota Madiun, semuanya memiliki kompetensi menyeluruh," katanya.

Seperti diketahui, saat ini Pemkot Madiun sedang serius mengembangkan bidang kepariwisataannya. Sejumlah objek wisata yang banyak digarap di antaranya, wisata cagar budaya, pencak silat, dan kuliner. Lokasi-lokasi tersebut menjadi sasaran wisatawan dari berbagai daerah. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar