3.580 Peserta Ikuti Seleksi Calon Prajurit TNI AL

id lantamal v,tni al,seleksi,surabaya

3.580 Peserta Ikuti Seleksi Calon Prajurit TNI AL

Calon prajurit TNI AL dikumpulkan di Kompleks Pasiran, Lantamal V untuk mendapatkan kepastian pembagian kelompok dan jadwal pelaksanaan tahapan tes, serta pembekalan materi tes, Selasa (24/4). (Foto Istimewa/Dispen Lantamal V)

Total 3.580 peserta berebut menjadi prajurit TNI AL dari Loket Pendaftaran Mako Lantamal V Surabaya
Surabaya (Antaranews Jatim) - Sebanyak 3.580 calon prajurit telah mendaftar melalui Loket Pendaftaran Mako Lantamal V Surabaya  sejak 24 Maret - 23 April 2018 dan mereka berhak mengikuti seleksi sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut  

 Asisten Personel Danlantamal V Kolonel Laut (KH/W) Tresna Kusumawati ketika dikonfirmasi di Surabaya, Selasa, merinci dari 3.580 peserta tersebut  614 orang taruna, 96 taruni, calon bintara laki-laki 2.372 orang,  bintara wanita 498 orang.   

Seluruh peserta, kata dia, pada hari ini dikumpulkan di Kompleks Pasiran, Lantamal V untuk mendapatkan kepastian pembagian kelompok dan jadwal pelaksanaan tahapan tes, serta pembekalan materi tes.

"Panitia pendaftaran akan menyerahkan seluruh peserta tes ini kepada Lembaga Penyedia Tenaga TNI AL untuk dilakukan seleksi sesuai tahapan tahapan yang telah ditentukan panitia pusat," ucapnya.

Pada 2018, lanjut dia, TNI AL memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik bangsa untuk dididik menjadi Taruna-Taruni Akademi Angkatan Laut dan Bintara laki-laki maupun wanita.

Terkait kualitas pendaftar, ia menjelaskan bahwa standar rekrutmen personel TNI AL memiliki kriteria tersendiri yang sudah menjadi ketetapan panitia pusat, seperti sehat jasmani dan rohani, tinggi badan, tubuhnya bersih atau tidak bertato, telinga tidak ditindik dan persyaratan lainnya.

Pada kesempatan sama, ia juga mengingatkan agar peserta tak mudah mempercayai jika ada pihak yang mengatasnamakan panitia, Pomal atau Sintel Lantamal V kemudian memberikan jaminan lulus, tapi disertai imbalan uang.

"Jangan percaya, sekali lagi jangan percaya kepada orang tersebut. Itu pasti penipuan. TNI AL tidak pernah memungut biaya sepeser pun alias gratis dalam proses rekrutmen personel," katanya. (*)
Pewarta :
Editor: Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar