Polisi Lumpuhkan Gembong Pencuri "Dashboard" di Surabaya

id komplotan pencuri dashboard, polsek tambaksari,pencuri Dashboard,pencuri surabaya

Polisi Lumpuhkan Gembong Pencuri

Foto dokumentasi pelaku kejahatan di Polrestabes Surabaya. (Antara Jatim/ Hanif Nashrullah)

Kepolisian mencatat Hs bersama komplotannya dalam beberapa bulan terakhir telah mencuri dashboard dan speedometer dengan cara membobol mobil di 16 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah hukum Polsek Tambaksari Surabaya
Surabaya, 19/1 (Antara) - Kepolisian Sektor (Polsek) Tambaksari Surabaya melumpuhkan pria berinisial Hs, yang diyakini sebagai gembong atau pimpinan pencuri spesialis "dashboard" dan "speedometer" mobil.

"Kami lumpuhkan salah satu kakinya menggunakan timah panas karena berteriak `rampok? saat petugas menyergapnya," ujar Kepala Polsek Tambaksari Surabaya Komisaris Polisi Prayitno kepada wartawan di Surabaya, Jumat.

Pria berusia 58 tahun asal Jalan Kalilom Lor Indah Surabaya itu disergap setelah polisi terlebih dulu menangkap seorang rekan berinisial Sn (48), yang selama ini menjadi komplotannya.

Polisi mengejar keduanya setelah mengidentifikasi dari rekaman kamera CCTV saat mereka beraksi di Jalan Karang Empat Besar Surabaya pada 12 Januari lalu.

Dalam rekaman kamera CCTV itu, Hs dan Sn teridentifikasi mencuri dashboard dan speedometer degan cara membobol mobil milik Sodiq, warga setempat, yang diparkir di pinggir jalan Karang Empat Besar Surabaya.

"Hs ini, meski merupakan pimpinannya, sering kali ikut turun langsung mengeksekusi pencurian dashboard dan speedometer mobil di sejumlah tempat wilayah Kota Surabaya," ucap Prayitno.

Kepolisian mencatat Hs bersama komplotannya dalam beberapa bulan terakhir telah mencuri dashboard dan speedometer dengan cara membobol mobil di 16 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah hukum Polsek Tambaksari Surabaya.

Dari kedua pelaku tersebut, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX, yang kerap digunakan sebagai sarana bagi kedua pelaku saat melakukan pencurian.

Selain itu polisi juga mendapatkan barang bukti berupa sejumlah kunci T modifikasi serta beberapa peralatan lain, yang digunakan para pelaku untuk membobol pintu mobil saat beraksi.

Prayitno mengatakan pihaknya masih terus mendalami penyelidikan perkara ini. "Kami masih terus kembangkan penyelidikan untuk mengidentifikasi keterlibatan orang lain yang mungkin saja terlibat dalam jaringan ini," katanya. ***2***
Pewarta :
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar