Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Kamis mengatakan, para peserta tersebut akan beradu kemampuan dalam olimpiade matematika dan IPA serta lomba "story telling" atau mendongeng dalam bahasa Inggris.
"Profest 2018 merupakan salah satu kegiatan strategis dalam memotivasi dunia pendidikan yang efisien dan efektif. Kemajuan pembangunan penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo salah satunya dicapai melalui kegiatan seperti ini," ujarnya di Sidoarjo.
Dirinya berharap melalui kegiatan tersebut dapat dijadikan wahana kompetisi pelajar dalam mengukur prestasinya dan mampu memotivasi para pelajar untuk terus berprestasi.
"Saya berharap kegiatan seperti ini mampu meningkatkan motivasi seluruh peserta didik agar lebih bersemangat dalam mempelajari dan mencintai mata pelajaran akademik," ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut Pengasuh Pondok Pesantren Bumi Shalawat KH. Agus Ali Masyhuri mengatakan, ada empat tolok ukur kemajuan suatu negara.
"Yakni kualitas pendidikan, minat baca masyarakat, jumlah perpustakaan dan jumlah toko buku. Untuk menjadikan suatu negara yang maju, keempat hal tersebut menjadi skala prioritas untuk didorong peningkatannya," katanya.
Ia mengajak semua pihak untuk berbenah dan menata pendidikan karena kualitas pendidikan yang dimiliki merupakan investasi masa depan.
"Jangan harap masa depan cerah tanpa kesiapan menata pendidikan yang dimilikinya. Untuk itu Progresif Festival diselenggarakan sebagai edukasi nyata agar masyarakat mempunyai kesadaran akan pendidikan," katanya.(*)
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.