Sidoarjo (Antara Jatim) - PT. Dharma Lautan Utama selaku perusahaan armada pelayaran nasional memberikan bantuan kepada korban puting beliung yang ada di Desa Tambak Rejo, Tambak Sawah dan Tambak Sumur, Sidoarjo, Jawa Timur.

Direktur SDM dan Umum PT. Dharma Lautan Utama Mochmad Wahyudin, Selasa mengatakan, bantuan ini diberikan sebagai salah satu upaya bentuk kemanusiaan terhadap korban bencana puting beliung yang ada di wilayah ini.

"Kami keluarga besar Dharma Lautan Utama prihatin dengan kejadian bencana puting beliung yang terjadi di Tambak Rejo dan kami berharap dengan kejadian ini bisa mengambil hikmah," katanya di sela pemberian bantuan di Balai Desa Tambak Rejo, Sidoarjo.

Ia mengemukakan, bantuan yang diberikan ini diharapkan bisa membantu meringankan beban warga Desa Tambak Rejo, Tambak Sawah dan juga Tambak Sumur.

"Bantuan berupa bahan bangunan asbes dan kayu karena bahan bangunan ini sangat dibutuhkan warga desa. Terdapat asbes sebanyak 250 buah dan juga kayu dua ukuran masing-masing 300 buah serta uang tunai dari Pak Bambang Haryo sebesar Rp20 juta rupiah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tambak Rejo Sidoarjo, Nur Machmudi mengatakan, saat ini yang paling dibutuhkan warga memang bahan bangunan untuk membangun rumah warga akibat bencana puting beliung ini.

"Seluruh bantuan yang masuk, langsung kami distribusikan sesuai dengan laporan data yang masuk kepada kami. Pendistribusian ini langsung dilakukan karena sangat mendesak mengingat saat ini sudah memasuki musim hujan," katanya.

Untuk bantuan makanan dan juga obat-obatan masyarakat bisa langsung datang ke kantor Balai Desa Tambak Rejo sebagai posko utama peristiwa musibah angin puting beliung ini.

"Kami akan terus berusaha supaya masyarakat yang ada di lokasi ini bisa terus mendapatkan bantuan sesuai dengan prioritas kerusakan rumah masing-masing," ujarnya.

Sebelumnya, peristiwa musibah bencana alam puting beliung melanda tiga desa di Desa Tambak Rejo, Tambak Sawah dan Tambak Sumur Sidoarjo, pada Rabu (22/11) petang. Dalam peristiwa tersebut, ratusan rumah mengalami kerusakan dan puluhan orang mengalami luka-luka akibat kejadian ini.(*)


Pewarta: Indra Setiawan
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026