Selain itu juga bisa melakukan penghematan yang bisa dialokasikan untuk pelayanan kepada masyarakat
Surabaya (Antara Jatim) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengembangkan sistem tata kelola pemerintah berbasis teknologi informasi (IT) untuk mengurangi potensi korupsi.
     
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, di Surabaya, Jumat, mengatakan manfaat lainya dari sistem tersebut juga memangkas celah terjadinya permainan antara oknum birokrat dan pihak luar.
     
"Selain itu juga bisa melakukan penghematan yang bisa dialokasikan untuk pelayanan kepada masyarakat. Contohnya Pemkot Surabaya yang memberi makan kepada ribuan warganya dari kalangan lansia dan juga disabilitas," katanya.

Bahkan, lanjut dia, pihaknya tidak keberatan jika sistem tata kelola pemerintahan yang diterapkan di Surabaya bisa diadopsi di daerah lain di Indonesia. 

Sedikitnya ada sekitar 17 kepala daerah yang terinspirasi oleh keberhasilan Pemkot Surabaya dalam menerapkan sistem tata kelola pemerintahan IT.  Para kepala daerah tersebut kemudian melakukan penandatangani nota kesepakatan bersama (MoU) kerja sama jaringan lintas perkotaan dengan Pemkot Surabaya diBalai Kota Surabaya pada Rabu (31/6).  

Adapun 17 daerah tersebut yakni Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Kota Medan, Kota Solok, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kabupaten Bogor, Kabupaten Rembang, Kabupaten Temanggung, Kabupaten Lamongan, Kota Mojokerto, Kota Batu, Kabupaten Trenggalek dan Kota Banjarmasin.
     
Selain itu juga Kota Samarinda, Kabupaten Bone, Kabupaten Sumba Tengah, Kabupaten Sumba Timur. Acara ini diinisasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Selain itu juga dibarengi dengan peresmian Broadband Learning Center (BLC) Mojo, BLC Kebun Bibit Wonorejo dan BLC Kelurahan Kemayoran.

Risma mengatakan pihaknya siap membantu kepala daerah yang ingin mengembangkan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi di daerahnya sesuai dengan kebutuhannya. 

"Kami siap bantu. Tidak harus semua daerah sama persis dengan Surabaya. Yang terpenting, kita bisa maju bersama-sama," ujarnya. (*)


Pewarta: Abdul Hakim
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026