Surabaya, (Antara Jatim) - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Cabang Surabaya Karimunjawa melatih kader penggerak perluasan program untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat terhadap BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimunjawa Heru Prayitno di Surabaya, Rabu, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan tentang BPJS Ketenagakerjaan kepada pihak-pihak yang diharapkan dapat menjadi kader BPJS Ketenagakerjaan.
"Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan hubungan BPJS-TK dengan berbagai pihak," katanya usai membuka kegiatan pelatihan kader penggerak perluasan program BPJS-TK yang bertema 'Peranan BPJS Ketenagakerjaan Dalam Memberikan Kepastian Perlindungan Kepada Peserta' di salah satu hotel di Surabaya.
Ia mengemukakan, kegiatan ini juga mengundang koordinator kota yang tergabung dalam kota tanpa kumuh (kotaku) yang bergerak di bawah Kementerian Pekerjaan Umum.
"Selain itu, juga ada yang berasal dari unsur Badan Kewirausahaan Masyarakat, Pedagang Kaki Lima (PKL) dan juga petugas marketing," katanya.
Ia menjelaskan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan kader-kader tersebut dapat menambah kepesertaan penerima upah dan bukan penerima upah yang sampai dengan saat ini belum terakuisisi.
"Saat ini peserta penerima upah yang sudah terealisasi berjumlah 491.607 orang pekerja atau sebesar 74,02 persen. Sementara yang belum terakuisisi berjumlah 172.584 orang pekerja atau sekitar 25,98 persen. Sedangkan untuk peserta bukan penerima upah yang sudah terakuisisi saat ini berjumlah 43.615 orang atau sekitar 5,37 persen dan yang belum terakuisisi berjumlah 768.174 orang atau sekitar 94,63 persen," katanya.
Ia mengatakan, tujuan lain dari kegiatan ini yaitu memberikan informasi mengenai program BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat terutama pelaku usaha kecil, menengah dan mikro, pelaku industri rumahan, dan calon peserta bukan penerima upah di lingkungan kader-kader tersebut berada.
Ia mengatakan, para kader ini nantinya merupakan kepanjangan tangan kami untuk menjelaskan program kami kepada masyarakat luas yang ada di lingkungan kader tersebut berada.
"Bahkan, kami juga akan membantu dengan turun langsung ke lokasi-lokasi yang menjadi tempat tinggal kader-kader tersebut berada supaya program kami bisa langsung mengena kepada masyarakat," katanya.
Ia menambahkan, tidak menutup kemungkinan para kader ini nantinya juga menjadi kolektor pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan di wilayah masing-masing supaya memudahkan warga masyarakat yang ingin membayar iuran tanpa harus datang ke bank.
"Mungkin ada warga yang enggan untuk datang ke bank sekedar untuk membayar iuran. Jadi para kader ini juga bisa membantu menarik iuran pembayaran tersebut setelah kader ini melakukan deposit terlebih dahulu," katanya.(*)
Pewarta: Indra SetiawanEditor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.