Harus ada vaksinisasi massal terhadap unggas-unggas di berbagai daerah agar tidak menyebar luasSurabaya (Antara Jatim) - Sejumlah legislator anggota Komisi B DPRD Jawa Timur meminta Pemerintah Provinsi melalui Dinas peternakan melakukan vaksinasi massal untuk mencegah mewabahnya virus flu burung.
"Harus ada vaksinisasi massal terhadap unggas-unggas di berbagai daerah agar tidak menyebar luas," ujar anggota Komisi B DPRD Jatim Chusainuddin kepada wartawan di Surabaya, Rabu.
Pihaknya mengaku prihatin mendengar adanya ribuan unggas yang mati di Jatim dan meminta adanya antisipasi serta bergerak cepat dari berbagai pihak, terutama pemerintah.
"Kami sangat berharap Pemprov bisa secepatnya menyelesaikan wabah flu burung ini sehingga dapat tertangani dengan baik," ucap legislator asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
Hal senada disampaikan anggota Komisi B Lainnya, M. Fawaid, yang berharap Dinas Peternakan Jatim secepatnya melakukan vaksinasi agar tidak sampai merembet ke daerah lain, bahkan menular ke manusia.
"Jangan sampai terjadi dan harus diantisipasi massal. Jika biaya yang harus dikeluarkan teranggarkan belum ada, kami pasti mendukung agar segera diwujudkan," katanya.
Legislator asal Fraksi Partai Gerindra itu juga mendorong agar memberikan subsidi atau bantuan unggas untuk peternak mandiri di Jatim.
"Harus digelar operasi di masing-masing peternakan unggas. Jika kurang atau ditemukan penyakit yang mengarah ke flu burung maka harus secepatnya diganti dengan yang sehat dari pemerintah," katanya.
Di sisi lain, Gubernur Jatim Soekarwo meminta menurunkan tim khusus untuk mengantisipasi virus flu burung yang terjadi di wilayahnya agar tidak semakin mewabah.
Selain itu, orang nomor satu di Pemprov Jatim tersebut meminta masyarakat bersama-sama mencegah virus yang penyebarannya sangat cepat tersebut. (*)
Pewarta: Fiqih ArfaniEditor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.