"Kami mulai menggelar patroli untuk menertibkan penggangu pengunjung objek wisata "Atas Angin", sejak beberapa hari lalu," kata Kepala Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Bojonegoro Harianto, di Bojonegoro, Senin.
Bojonegoro (Antara Jatim) - Pengelola objek wisata di Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyatakan menggelar patroli untuk menertibkan penganggu pengunjung objek wisata "Atas Angin" di Desa Deling, Kecamatan Sekar, terutama pada malam hari. 
     
"Kami mulai menggelar patroli untuk menertibkan penggangu pengunjung objek wisata "Atas Angin", sejak beberapa hari lalu," kata Kepala Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Bojonegoro Harianto, di Bojonegoro, Senin.
     
Ia membenarkan objek wisata "Atas Angin" di Desa Deling, Kecamatan Sekar, terutama di bukit "Cinta", mulai dimanfaatkan sejumlah orang yang datang ke lokasi setempat untuk minum-minuman keras.
     
"Petugas patroli akan langsung menegur pengunjung, yang ketahuan membawa minum-minuman keras," katanya, menegaskan.
     
Lebih lanjut ia menjelaskan pengelola objek wisata "Atas Angin", dari enam desa di Kecamatan Sekar, juga mulai menyosialisasikan kepada warga lainnya, untuk bersikap ramah kepada pengunjung.
     
"Terutama warga yang terlibat dalam pengelolaan objek wisata "Atas Angin" kami latih untuk bersikap ramah, agar objek wisata "Atas Angin", semakin banyak dikunjungi wisatawan," paparnya.
     
Di lokasi "Bukit "Cinta", lanjut dia, sekarang mulai dilengkapi dengan permainan "flying fox", hasil kerja sama dengan pengusaha asal Bojonegoro, sejak pekan lalu.
     
Dalam tahap uji coba, menurut dia, biaya memanfaatkan permainan "flying fox",  Rp15.000/sekali meluncur.
     
"Pengunjung yang datang ke "Atas Angin" jumlahnya ribuan orang, pada hari libur Minggu, tapi yang berani memanfaatkan "flying fox" masih sedikit," ucapnya.
     
Seorang warga asal Bojonegoro Budianto, menjelaskan dirinya yang datang ke lokasi bukit "Cinta", pada malam hari sempat melihat sejumlah pemuda, yang berada di lokasi bukit "Cinta", sedang mabuk-mabukan.
     
"Mereka warga lokal dari Kecamatan Sekar, bukan pengunjung dari luar," ucapnya, menegaskan.
     
Bahkan, menurut seorang warga asal Desa Campurejo, Kecamatan Kota, Deddy Bachtiar, dirinya yang datang bersama dengan sejumlah temannya ke objek wisata "Atas Angin", pada siang hari, dimintai uang sejumlah pemuda dalam kondisi mabuk.
     
"Ya, mereka kami beri uang, sebab jumlahnya banyak," ucapnya. 
     
Objek wisata "Atas Angin", yang lokasinya di Desa Deling, Kecamatan Sekar, dengan jarak sekitar 70 kilometer dari Kota Bojonegoro, memiliki potensi wisata bukit "Cinta", yang berada di ketinggian 853 meter dari permukaan air laut.
     
Selain itu, memiliki pemandangan yang indah, lokasi setempat, memiliki potensi sumber mata air yang mengalir di atas batu dengan panjang ratusan meter, juga sejumlah objek wisata lainnya. (*)





Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026