Pemilihan kampus untuk kerja sama didasarkan pada pertimbangan dengan memiliki reputasi baik dalam kerja sama internasional, apalagi kampus tersebut juga memiliki visi misi yang sama dalam menghadapi MEA.
Surabaya (Antara Jatim) - Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Surabaya, Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) akan membuka kelas internasional untuk menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), dengan program studi unggulan Bahasa Indonesia.

"Untuk mewujudkan kelas internasional, kami telah bekerja sama dengan lima kampus di Thailand, yang terdiri dari dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan tiga PTS," kata Rektor Unitomo, Dr. Bachrul Amiq, SH, MH di Unitomo, Jumat.

Kelima perguruan tinggi itu antara lain, Rajamangala University of Technology Thanyaburi (RMUTT), Bhurapa University, Bangkok University, Dhurakij Pundit University serta Shinawatra University.

"Pemilihan kampus untuk kerja sama didasarkan pada pertimbangan dengan memiliki reputasi baik dalam kerja sama internasional, apalagi kampus tersebut juga memiliki visi misi yang sama dalam menghadapi MEA," ujarnya.

Sebanyak lebih dari 50 persen penduduk di ASEAN, lanjutnya adalah warga Indonesia, sehingga untuk menguasai pasar global harus menguasai Indonesia terlebih dahulu, salah satunya dengan cara memperkuat Bahasa Indonesia.

"Untuk menunjang kelas internasional, kami mendorong dosen-dosen untuk studi lanjut S3, jika perlu ke luar negeri, karena Unitomo telah bekerja sama dengan universitas terbaik di thailand, bahkan bisa menjadi Fakultas Komunikasi terbaik," tuturnya.

Dosen yang mengajar di kelas internasional, katanya harus memenuhi syarat seperti mampu dengan baik memahami Bahasa Indonesia serta bisa berkomunikasi dengan Bahasa Inggris.

Selain mempersiapkan dosen, tambahnya pihaknya juga berupaya memenuhi persyaratan program studi Bahasa Indonesia dengan akreditasi minimal B, maupun sarana dan prasarana yang terus diperbaiki.

"Sarana dan prasarana seperti ruang kelas dengan standar internasional juga akan kami upayakan, sedangkan asrama untuk mahasiswa luar negeri juga akan disediakan secepatnya," terangnya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, kelas internasional mulai menerima mahasiswa baru pada bulan Agustus tahun depan, dengan menerima kuota sekitar 50 mahasiswa yang merupakan program Darma Siswa Schoolarship dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

"Program Darma Siswa Schoolarship dari Kemendikbud ini merupakan mahasiswa asing yang belajar Bahasa Indonesia sebanyak 1.200 orang, mereka akan disebar ke berbagai universitas di Indonesia, salah satunya di Unitomo," tandasnya. (*)


Pewarta: Laily Widya Arisandhi
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026