Ada 104 warga yang menyumbang belimbing untuk membuat tumpeng belimbing. Ya, ada yang menyumbang 5 kilogram, 10 kilogram, juga 15 kilogram.Bojonegoro (Antara Jatim) - Warga Desa Ngringinrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa
Timur, akan mengarak satu ton belimbing dalam Festival Belimbing
yang merupakan rangkaian dari agenda Festival Bengawan di daerah itu,
Minggu (20/9).
Kepala Desa Ngringinrejo, Kecamatan Kalitidu, Moch.
Syafii, di Bojoengoro, Sabtu mengatakan belimbing satu ton yang akan diarak
tersebut merupakan belimbing yang dikumpulkan dari warga di desanya yang
menanam belimbing.
"Ada 104 warga yang menyumbang belimbing untuk membuat tumpeng
belimbing. Ya, ada yang menyumbang 5 kilogram, 10 kilogram, juga 15
kilogram," jelas dia.
Sesuai rencana, menurut dia, tumpeng belimbing yang memiliki
ketinggian sekitar 2 meter tersebut, akan diarak warga di desanya,
termasuk warga penyumbang belimbing dari kebun belimbing menuju balai
desa.
"Ya, setelah diarak nanti belimbing diperebutkan untuk dimakan bersama dengan pengunjung," jelasnya.
Di dalam festival belimbing itu, juga akan dipilih belimbing terbesar yang dibawa 104 warga penyumbang belimbing.
"Dalam festival belimbing tahun lalu berat buah belimbing yang
terberat 8 ons. Secara umum berat belimbing produksi desa kami sekitar
0,5 kilogram per buahnya," ucapnya.
Sesuai data, di Desa Ngringinrejo, terdapat tanaman belimbing
seluas 20,4 hektare dengan jumlah 9.604 pohon dan di Desa Mojo seluas 17
hektare. Rata-rata produksinya berkisar 40-50 kilogram per pohon sekali
panen, dengan waktu panen tiga kali dalam setahun.
"Saat ini panen belimbing cukup melimpah dengan harga rata-rata Rp9.000/kilogramnya," jelas Syafii.
Ketua Kelompok Kerja Festival Bengawan Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro Wahyu Subakdiono, menjelaskan festival
belimbing yang digelar kedua kalinya, merupakan usaha menarik wisatawan
domestik (wisdom) dan wisatawan manca negara (wisman).
"Agro wisata kebun belimbing di Desa Ngringinrejo, dan sekitarnya,
yang tahun ini terpilih sebagai wisata alam buatan terbaik se-Jatim,
sekarang tidak hanya dikunjungi wisdom, tapi juga wisman," jelas dia. (*)
Pewarta: Slamet Agus SudarmojoEditor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.