Oleh Indriani Jakarta (ANTARA News) - Budayawan Sudjiwo Tedjo meminta Pegerakan Mahasiswa Islam Indonesia harus bisa menangkal gerakan radikalisasi Islam dengan gerakan tasawuf. "PMII sebagai gerakan mahasiswa yang menjunjung Islam sebagai rahmat bagi sekalian alam harus bisa menangkal gerakan radikalisasi Islam dengan gerakan tasawuf," ujar Sudjiwo Tedjo saat dihubungi dari Jakarta, Jumat. Sudjiwo Tedjo hadir dalam malam refleksi peringatan Hari Lahir ke-55 PMII di halaman parkir utara PWNU Jatim, Jalan Masjid Al Akbar Timur 9 Surabaya. Sudjiwo Tedjo berpesan kepada kader-kader PMII untuk terus membumikan Islam sebagai rahmat bagi sekalian alam. Budayawan Zastro Al Ngatawi yang juga alumni PMII berharap gerakan Islam Rahmatan Lil Alamin yang diusung PMII bisa mendunia. "PMII sudah terbukti membawa gerakan Islam Rahmatan Lil Alamin dan ini harus dilanjutkan untuk menjaga Islam dari gerakan radikal," kata Zastro. Peringatan Harlah ke-55 PMII diisi dengan kegiatan bakti sosial donor darah dan tes urine. PMII adalah sebuah organisasi kemahasiswaan yang berdiri pada tanggal 17 April 1960 di Surabaya dengan Ketua Umum PMII pertama adalah Mahbub Djunaedi.(*)
Berita Terkait
Istana sebut hari Kebudayaan 17 Oktober masukan budayawan, bukan cocoklogi
16 Juli 2025 15:53
Gubernur Khofifah apresiasi budayawan pelestari Reog Ponorogo
15 Mei 2025 11:29
Budayawan : Pameran foto ANTARA jadi edukasi kehidupan santri
24 November 2024 06:25
Tiga seniman Banyuwangi raih Anugerah Kebudayaan Indonesia 2024
19 September 2024 10:54
Pemkab Banyuwangi serahkan tali asih seniman dan budayawan
26 Maret 2024 20:34
Pemprov Jatim bantu budayawan dan seniman Bangkalan
25 Maret 2024 23:22
Budayawan Zawawi Imron pimpin ziarah kebangsaan jelang Pemilu 2024
10 Februari 2024 19:28
Budayawan Sudarko: Wayang kulit sarana pendidikan karakter anak bangsa
2 September 2023 16:06
