Surabaya (Antara Jatim) - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kini memiliki Gedung Pusat Riset Mobil Listrik di kompleks kampus setempat.
Gedung Pusat Riset Mobil itu diresmikan Rektor ITS Prof Triyogi Yuwono dengan disaksikan mantan Mendikbud Mohammad Nuh di kompleks perumahan dosen setempat, Kamis.
"Meski namanya pusat riset mobil listrik, tapi riset kami meliputi mobil listrik, mobil, motor, dan komponen," kata koordinator tim peneliti Dr Nur Yuniarto.
Bahkan, ia mendaku (klaim) bahwa pusat riset mobil di ITS itu terlengkap dibandingkan dengan kampus lain, karena bukan sekadar bengkel. "Di sini, proses riset bisa dilakukan mulai dari engineering, prototyping, fabrikasi, uji performance, sistem kontrol, dan sebagainya hingga produksi," katanya.
Produksi yang sudah dihasilkan antara lain ECU (engine controller unit), FA (fuel adjuster) "Iquteche", mobil Ezzy ITS 1 dan 2, mobil Lowo Ireng, bus listrik bertenaga surya, mobil sapu angin, dan sebagainya.
Sementara itu, mantan Mendikbud Mohammad Nuh menilai pusat riset mobil listrik ITS akan memiliki tiga buah yakni akademik, produk, dan level ITS.
"Secara akademik, pusat riset ini membuahkan paten, jurnal, paper, praktik mahasiswa di dalam laboratorium, sedangkan produk bisa berbuah mobil dan alat/komponen, sehingga level ITS pun terangkat," katanya. (*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026