Jember (Antara Jatim) - Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan mengambilalih penentuan Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDIP Kabupaten Jember, Jawa Timur, setelah konferensi cabang menemui jalan buntu (deadlock).
"Sesuai dengan mekanisme yang ada, jika konfercab dinyatakan gagal, maka penentuan Ketua DPC akan diambil alih oleh DPP," kata Wakil Ketua DPC PDIP Jember demisioner, Lukman Winarno, Kamis.
Menurut dia, sebagian besar pengurus DPC demisioner dan pengurus anak cabang menolak tiga nama yang direkomendasikan DPP sebagai Ketua DPC PDIP Jember periode 2015-2020.
"Dari 10 kandidat yang ada, DPP memilih tiga nama yakni Ni Nyoman Martini, Tabroni, dan Bambang Waluyo Sujono untuk memimpin PDIP Jember lima tahun ke depan," ucap Lukman yang juga Sekretaris Komisi A DPRD Jember itu.
Sesuai mekanisme, tiga nama yang dipilih DPP tersebut harus melakukan musyawarah mufakat untuk menentukan siapa yang akan menjadi Ketua DPC, namun musyawarah itu menemui jalan buntu dan tidak menghasilkan keputusan.
"Kami berharap DPP mendengarkan aspirasi di bawah untuk menentukan Ketua DPC PDIP Jember, sehingga ada nama baru yang diusulkan lagi oleh DPP karena tiga nama yang sudah dipilih ditolak oleh sebagian besar peserta konfercab," paparnya.
Sementara mantan Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Rambipuji, Agus Hadi Santoso, mengatakan sebagian pengurus DPC dan PAC berangkat ke Jakarta untuk menemui pengurus DPP PDIP.
"Perwakilan PAC itu meminta DPP untuk meninjau ulang tiga nama kandidat Ketua DPC yang sudah dipilih karena mereka ditolak oleh sebagian besar peserta konfercab," tuturnya.
Menurut dia, Ketua DPC PDIP Jember periode 2015-2020 akan menjadi kunci penting menjelang pemilihan kepala daerah (pilkada) Jember, sehingga harus bisa diterima semua kader partai.
"Kalau persoalan ini semakin berlarut-larut, maka bisa jadi mesin politik partai tidak akan berjalan maksimal untuk mengusung calon kepala daerah dari partai berlambang banteng mocong putih ini," ujarnya.
Sebelumnya, Pemilihan Ketua DPC PDIP Jember dalam konferensi cabang yang digelar di Hotel Bandung Permai Jember pada Senin (9/3) malam berakhir "deadlock".(*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.