Surabaya (Antara Jatim) - Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengatakan sikap kepahlawanan saat ini harus diterapkan dalam setiap lini kehidupan dan bukan hanya sebagai ungkapan.
"Untuk memaknai sikap kepahlawanan bukan hanya sekadar ungkapan saja, tetapi harus dijadikan sebagai kekuatan moral yang dapat diterapkan di semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara untuk Indonesia masa kini dan mendatang," katanya di Surabaya, Senin.
Ia mengatakan makna kepahlawanan saat ini substantif, yakni untuk membangun kesejahteraan masyarakat yang adil.
"Modal dan pengalaman tahun lalu, tahun sebelumnya, dan hari pahlawan merupakan perjalanan panjang untuk membangun kesejahteraan masyarakat hari ini dan ke depan," katanya.
Menurut dia, kepahlawanan baru dalam keseharian yang dituangkan dalam pahlawanku idolaku, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang adil.
"Perjuangan untuk merebut kemerdekaan dan mendirikan NKRI membutuhkan ikatan persatuan dan kesatuan yang kuat. Komitmen para pejuang, pendiri bangsa, dan para pahlawan untuk mempersatukan bangsa ini telah melahirkan sikap kepahlawanan, kesetiakawanan sosial, serta menguatkan memori kolektif bangsa," katanya.
Sikap kepahlawanan, kata dia, merupakan perwujudan tindakan dan pengorbanan yang penuh militansi.
Ia mengatakan generasi muda harus memiliki sikap kepahlawanan untuk melakukan pembangunan kesejahteraan masyarakat yang adil.
"Diharapkan dengan adanya peringatan Hari Pahlawan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk memiliki semangat juang dan semangat kebangsaan para pahlawan dalam membangun NKRI," katanya. (*)
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026