Wali Kota Madiun Bambang Irianto, menyatakan selamat kepada seluruh anggota DPRD Kota Madiun yang baru dilantik. Ia berharap, anggota DPRD dapat bekerja sama dengan pihak eksekutif untuk mewujudkan Kota Madiun yang lebih maju.
"Saya berharap, ada kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif. Hal itu bertujuan untuk pembangunan Kota Madiun yang lebih baik. Pasti ada riak-riak kecil, itu wajar. Namun jangan sampai hal itu menjadi hambatan," tutur Wali Kota Bambang Irianto.
Mendapat Pelatihan
Sekretaris DPRD Kota Madiun, Agus Sugijanto, mengatakan, dalam waktu dekat seluruh anggota DPRD yang baru dilantik akan mendapatkan pelatihan dan bimbingan teknis dari pusat. Hal itu bertujuan agar anggota dewan dapat menjalankan tugasnya dengan baik.
"Agenda lain yang mendesak sebelum pembentukan pimpinan definitif adalah bimbingan teknis dan orientasi umum kepada seluruh anggota. Penyelenggaranya adalah Diklat Provinsi Jawa Timur yang rencananya berlangsung pada tanggal 10-12 bulan depan," kata Agus.
Pihaknya bersyukur acara pelantikan anggota DPRD Kota Madiun terpilih periode 2014-2019 sudah selesai dan berjalan lancar. Anggaran yang disediakan untuk acara tersebut mencapai Rp250 juta.
Dari 30 anggota DPRD Kota Madiun periode 2014-2019 yang dilantik, sebanyak 12 orang di antaranya merupakan anggota dewan "incumbent" atau petahana. Sisanya, sebanyak 18 orang merupakan wajah baru.
Sesuai data KPU Kota Madiun, masing-masing perolehan kursi partai politik peserta pemilu adalah, Partai Nasdem memperoleh dua kursi di empat daerah pemilihan (Dapil) yang ada. Kemudian PKB empat kursi, PKS satu kursi, PDI Perjuangan enam kursi, Golkar dua kursi, Gerindra empat kursi, Partai Demokrat tujuh kursi, PAN dua kursi, PPP satu kursi, dan Hanura satu kursi.
"Sedangkan, dari anggota DPRD yang lama, ada enam orang yang tidak hadir. Namun, hal itu tidak menjadi masalah," kata Agus lebih lanjut. (*)
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026