Mojokerto (Antara) - Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus-Suyitno untuk sementara mengungguli calon lain dalam penghitungan cepat yang dilakukan oleh Survei Prima Mandiri Indonesia (Suprimasi).
Analis Suprimasi Nasrun Anahar mengatakan, dari sekitar 30 persen suara yang masuk, pasangan MY dengan nomor urut 3 meraih sekitar 43,23 persen dibandingkan dengan pasangan yang lainnya pada Pilkada Kota Mojokerto yang diselenggarakan bersamaan dengan Pilkada Jatim.
"Sementara itu, perolehan kedua disusul oleh pasangan nomor urut 5 yakni Ayub Busono Listyawan-Moelyadi dengan perolehan suara sebanyak 39,41 persen," katanya saat dikonfirmasi di Mojokerto, Kamis.
Ia mengemukakan, pasangan selanjutnya yaitu Achmad Rusyad Manfaluti-Risdy Harintoko dengan jumlah prosentase sebanyak 7,57 persen.
"Selanjutnya Drajat Stariaji-Yanto dengan jumlah sebanyak 1,03, kemudian Iwan-Edy Hartono sebanyak 4,63 dan Hendro Suwono-Warsito sebanyak 4,12 persen," ucapnya.
Ia mengatakan, pada pemilihan ini pihaknya menggunakan sistem penghitungan "Proportionate Stratified Random Sampling" dengan tingkat kesalahan sebanyak 1 persen.
"Kami mengerahkan sekitar 13 orang dengan pilihan tempat pemungutan suara yang dihitung sebanyak 100 TPS," tuturnya.
Ia mengatakan, selain menghitung jumlah suara pada pemilihan kepala daerah Kota Mojokerto pihaknya juga menghitung suara pemilihan kepala daerah tingkat Jawa Timur.
"Untuk Pilkada Jawa Timur dari data yang masuk sebanyak 80 persen, pasangan Soekarwo-Saifulah Yusuf di Kota Mojokerto memperoleh suara sebanyak 44,12 persen," ungkapnya.
Sementara pasangan kedua yakni Khofifah Indarparawansa-Herman dengan perolehan suara sebanyak 39,96 persen.
"Sementara Bambang-Said sebanyak 14,28 persen dan Egi-Sihat sebanyak 1,73 persen," katanya.(*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.