Sidoarjo (Antara Jatim) - Kepolisian Resor Sidoarjo membuat rekor sebagai penyelenggara ujian teori pembuatan surat izin mengemudi (SIM) dengan jumlah peserta terbanyak di Gelanggang Olahraga Kabupaten Sidoarjo, Minggu. Manager Museum Rekor Dunia Indonesia Sri Widayati mengatakan, dalam ujian teori yang dilakukan ini jumlah peserta yang dilibatkan menembus angka 9.393 orang peserta dari berbagai unsur dan usia di Kabupaten Sidoarjo. "Oleh karena itu, kami dengan bangga memberikan sertifikat penghargaan kepada petugas Kepolisian Resor Sidoarjo sebagai penyelenggara ujian teori SIM dengan jumlah peserta terbanyak," katanya. Ia mengemukakan, rekor tersebut merupakan yang pertama kali dibuat dan belum terpecahkan hingga saat ini serta layak untuk mendapatkan penghargaan dari MURI. "Kami berharap banyak warga di Indonesia yang memiliki ide kreatif dan juga menarik untuk didaftarkan masuk ke dalam catatan di Museum Rekor Dunia Indonesia," katanya. Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Sidoarjo Ajun Komirsaris Besar Polisi Marjuki mengatakan, pemecahan rekor MURI ini merupakan bagian dari kegiatan ini. "Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pelajaran berkendara yang baik kepada warga masyarakat khususnya bagi para pemula pembuat SIM," katanya. Nantinya, kata dia, sepuluh persen dari nilai terbaik dalam ujian ini akan diberikan sertifikat yang nantinya akan diberikan kompensasi tidak mengikuti ujian teori SIM di Satuan Lalu Lintas Polres Sidoarjo. "Nantinya sepuluh persen tersebut akan dibebaskan untuk tidak mengikuti ujian teori pembuatan SIM di Kantor Lalu Lintas Polres Sidoarjo," katanya. Ia juga bangga animo masyarakat yang ingin mengukuti ujian teori pembuatan SIM ini mengingat jumlahnya yang cukup banyak. "Sekali lagi, dengan adanya ujian teori SIM ini diharapkan dapat memberikan pembelajaran kepada warga masyarakat terkait dengan undang-undang lalu lintas dan juga tindakan pertama dalam kecelakaan lalu lintas," katanya.(*)


Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026